Kemenag Kotim Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Berikut Penjelasannya?

577
Samsudin

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Kementrian Agama Wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), telah menetapkan besaran zakat fitrah untuk hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Pembayaran zakat fitrah 1440 hijriah dari yang terendah sebesar Rp7.000 dan hingga yang terbesar Rp56.000, di sesuaikan dengan kriteria beras yang dikonsumsi setiap hari. Penetapan ini sudah kita edarakan kepada Badan Amil Zakat (BAZ), pengurus masjid dan mushalla ,” ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Kabupaten Kotim Samsudin, saat diwawancarai, Rabu (22/5/2019).

Baca Juga:   Patroli Rutin ke Sekolah Terus Digalakan, Amankan Sekolah Hingga Wilayah Pelosok

Samsudin mengatakan, zakat fitrah berupa beras atau uang dikeluarkan sebelum hari raya Idul fitri dan zakat yang dikeluarkan itu disesuaikan dengan beras yang dimakan sehari-hari, dengan ukuran 2,5 Kg atau apabila pembayaran zakat fitrah berupa uang tunai maka dibayarkan sesuai harga beras yang dikonsumsi tersebut.

“Kalau beras 2,5 kg per jiwa, apabila di ganti dengan uang maka harus sesuai dengan harga beras yang dikonsumsi misalnya beras tiga merpati harganya Rp7000 /kg maka dikalikan 2,5 kg, maka orang yang mengkonsumsi beras tersebut membayar zakat fitrah Rp17.500 per jiwa,”tambahnya.

Baca Juga:   Disnakertrans Kotim Tak Sanggup Atasi Masalah Buruh Perusahaan Makin Group?

Samsudin berharap, masyarakat menyerahkan zakat fitrahnya masing-masing ke BAZ maupun ke masjid dan mushalla, hal tersebut bertujuan untuk menyempurnakan ibadah.

“Dengan kita membayar zakat fitrah maka menyempurnakan ibadah kita di bulan ramadan dan supaya mendapatkan berkah dari Allah Swt.”akhirnya.

(put/beritasampit.co.id)