Guna Naikan PAD, Dewan Kota Minta Dinas Perhubungan Tata Ulang Lahan Parkir Pasar Besar

165
TERTAWA LEPAS: IST/BS-Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, SE tertawa lepas bersama rekan-rekanya sesama anggota dewan saat berada di ruang rapat paripurna.

PALANGKA RAYA-Jika Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya ingin menaikan atau memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir, diharapkan dinas terkait dapat melakukan penataan ulang lahan parkir, khusunya di Pasar Besar Palangka Raya.

Harapan itu disampaikan oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, menanggapi rencana Dinas Perhubungan Kota yang menghitung ulang PAD dari objek parkir, khususnya di Pasar Besar Palangka Raya.

Penataan ulang, menurut Tantawi, mengingat luasan lahan parkir di Pasar Besar semakin tahun berkurang lantaran digunakan tempat lahan berjualan oleh para pedagang.

Politisi Gerindra ini mencontohkan, jika dulu lahan parkir di samping SPBU Jalan Halmahera sepanjang kurang lebih 25-30 meter diperuntukan untuk lahan parkir, namun sekarang luasannya mulai berkurang.

Baca Juga:   Subandi Harapkan Pemkot Kembangkan Lagi Potensi Wisata di Kota Palangka Raya

“Karena luasan berkirang mengakibatkan, tempat parkir sampai meluber ke Jalan A Yani. Hingga mengganggu lalulintas jalan di daerah tersebut,” beber Tantawi, Selasa (11/6/2019).

Lahan parkir lain yang mengalami penyempitan yaitu berada di Jalan Jawa masuk dari arah Jalan Darmo Sugondo, samping Apotik Manjur. Selain itu, Jalan Halmahera mulai perempatan hingga hampir sampai Toko Tehnik Utama.

“Sekarang kondisi lahan parkirnya mulai menyempit. Jika dulu di sekitar Apotik Manjur cukup luas, sekang berkurang. Akibatnya membludak sampai Jalan Darmo Sugondo, demikian samping SPVU membeludak hingga Jalan A Yani, terutama seperti haribraya lebaran,” tukasnya.

Kembali pada upaya peningkatan PAD, Tatawi mengharapkan selain menata ulang lahan parkir di Pasar Besar juga diharapkan menyediakan tempat parkir khusus seperti di daerah-daerah kota lain.

Baca Juga:   Dengan Anggaran Minim, Ergan : Tim Pesparawi Kalteng Mampu Harumkan Nama Daerah

Seperti diketahui, PAD dari sektor parkir yang dikelola Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya dinilai belum optimal dan perlu dinaikkan.

Karena itu sejumlah objek parkir akan dihitung ulang. Tahap pertama adalah objek pajak parkir di kawasan Pasar Besar, Jalan Ahmad Yani yang akan dihitung ulang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Eldy memperkirakan PAD parkir di kawasan Pasar Besar bisa lebih besar dari target yang ditetapkan sekarang.

“Dalam beberapa hari ke depan kita akan cek lagi berapa potensi PAD parkir di Pasar Besar, tapi khusus yang di badan jalan milik pemerintah,” jelasnya.

(gra/beritasampit.co.id)