Kepala BKPP : 18 Orang ASN Bolos akan Ditindak Tegas

602
Hj Ida Lailawati

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Aida Lailawati, akan segera menindak tegas 18 orang ASN yang bolos tidak masuk kerja pada Senin (10/6/2019).

Berdasarkan absensi pada hari pertama masuk kerja Pasca Libur lebaran, dari Total jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kobar sebanyak 4.212 orang, 18 orang ASN tidak masuk kerja tanpa keterangan atau membolos.

“Untuk itu kamipun langsung menyurati Kepala SKPD untuk dilakukan tindakan disiplin. Karena pada hari pertama masuk kerja usai cuti bersama, BKPP telah melakukan pemeriksaan terhadap absensi ASN se Kobar dimana dari total ASN 4.212 orang, yang harus masuk pada hari Senin tapi kenyataannya jumlahnya hanya ada 4.065 orang, berarti 147 orang ASN di Kobar yang tidak hadir, dari 147 orang itu, 18 orang ASN tidak hadir tanpa keterangan alias membolos,” kata Hj Aida Lailawati,saat dikonfirmasi. Rabu (12/06/2019).

Baca Juga:   ​Wabup Ahmadi Riansyah Sambut Tim Ekspedisi Merah Putih di Istana Kuning

Aida merincikan dari 147 orang ASN yang tidak hadir pada hari Senin sebanyak 16 Orang sedang Dinas Luar, tugas belajar ada 4 orang, cuti alasan penting sebanyak 9 orang, cuti bersalin ada 8 orang, cuti karena sakit ada 6 orang.

“Pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran ada ASN yang tengah Cuti Tahunan sebanyak 86 orang sehingga total pegawai yang cuti ada 109 orang, sedangkan yang tidak hadir tanpa keterangan ada 18 orang, dimana tanpa keterangan itu alasannya setelah kami tanya karena tidak kebagian tiket untuk pulang ke Pangkalan Bun,” imbuh Aida Lailawati.

Baca Juga:   Renungan Jumat : Dibulan Syawal 1439 H Mari Kita Tingkatkan Keimanan

Sedangkan, 18 orang ASN yang tidak hadir kerja itu dari Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Dinas Sosial dan Dinas Satpol PP, Kelurahan Kotawaringin Hilir dan Kelurahan Kotawaringin Hulu.

“Kami telah melayangkan surat kepada Kepala SKPD agar untuk mengambil tindakan disiplin sesuai PP 53 Tahun 2010. Teguran lisan dari atasan langsung, selain itu kami juga akan terus memantau yang bersangkutan sampai hari ke berapa tidak masuk kerja, karena dalam aturan disiplin sudah jelas bagi ASN yang tidak disiplin ada sanksinya,” tegasnya.

(man/beritasampit.co.id).