Ketua DPRD : Hukum Berat Pelaku Pemerkosa Anak di Bawah Umur

863
Ilustrasi Pemerkosaan (Ist)

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H M Jhon Krislie mengutuk keras aksi pemerkosaan yang dilakukan oleh empat orang pelaku anak di bawah umur baru ini di Kecamatan Mentaya Hulu.

Bahkan dia juga menjelaskan aksi pemerkosaan tersebut tergolong sadis, sama seperti kasus yang terjadi di Kecamatan Teluk Sampit, Desa jaya Karet korbannya dimana anak usia Delapan tahun menjadi korban nafsu bejat pelaku.

”Tahun ini ada dua kasus yang menimpa anak di bawah umur dan para pelaku juga merupakan anak dibawah umur namun saya minta kepada pihak penegak hukum supaya menghukum para pelaku karena perbuatanya adalah tindak kehajatan yang tidak manusiawi,” ujarnya. Rabu (19/6/2019) pagi tadi.

Baca Juga:   ​DPRD Kotim Siap Perjuangkan Nasib Siswa MAN Sampit

Menurut Jhon pihak DPRD Kotim mendukung langkah-langkah hukum yang dilakukan dan mengapresiasi kepada aparat kepolisian yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Untuk itu kami minta hukum harus melihat perbuatan para pelaku, jangan karena sebagian pelaku itu masih di bawah umur lalu hukumannya tidak maksimal, tapi apa yang di perbuat oleh para pelaku pastinya akan berdampak besar bagi korban Dan keluarganya sampai kapanpun,” tukasnya.

Dalam hal ini Jhon juga mengatakan perbuatan para pelaku tentunya akan berdampak pada psikologis korban bahkan semua kelurga korbanpun juga harus diperhatikan.

Baca Juga:   Kotim Lagi Musim DBD, Warga Diminta Jangan Buang Sampah Sembarangan

“Apalagi sampai beredar video yang merekam perbuatan mereka, itu benar-benar kejahatan yang sangat luar biasa, harus dikenakan pasal berlapis nantinya,” tutupnya.

(drm/beritasampit.co.id)