Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi di Palangka Raya dan Sampit

233
RILIS: APR/BS - Suasana Press Release Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng yang terjadi pada bulan Juni 2019 yang dilaksanakan pada Selasa (2/7/2019).

Editor: Maulana Kawit

PALANGKA RAYA – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tercatat sebagai Provinsi yang mengalami inflasi terendah jika dibandingkan dengan Provinsi lain di Kalimantan pada bulan Juni dengan inflasi sebesar 0,14 persen.

Hal tersebut disampaikan Wakil Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng, Setian pada press release TPID yang dilaksanakan di ruang rapat asisten Setda Kalteng, Palangka Raya pada Selasa (2/7/2019).

Sementara itu berdasarkan data yang dipaparkan dalam press release tersebut dua kota yang menjadi acuan di Kalteng adalah Palangka Raya dan Sampit tercatat sebagai kota dengan inflasi terendah jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Kalimantan.

Baca Juga:   Bersiaplah!! Wisata Kuliner dan Penginapan Berkembang, Investor Lirik Kalteng

Daging ayam ras menjadi penyebab deflasi di dua kota tersebut yakni Palangka Raya 0,19 persen dan Sampit 0,16 persen, kemudian komoditas penyebab deflasi lainnya yakni angkutan udara di dua kota tersebut.

Adapun komoditas penyumbang inflasi di Palangka Raya diantaranya beras, ikan baung dan ikan saluang, untuk kota Sampit penyumbang inflasi diantaranya tukang bukan mandor, mobil dan cabai merah.

Terkait hal tersebut menurut Setian bahwa untuk bulan Juli 2019 pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga pasar, mengendalikan ekspetasi masyarakat dengan mengadakan press release.

Baca Juga:   Bazar Buah di Hypermart Sampit, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Selain itu pihaknya juga akan menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi khususnya komoditas yang didatangkan dari luar daerah serta peningkatan kualitas atas pemanfaatan kolam penyangga, kandang penyangga dan pasar penyeimbang untuk menjaga kestabilan harga dan melakukan program supply chain daging ayam segar beku.

“Untuk stok bahan pangan seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu dan daging kerbau cukup memadai pada bulan ini. Stok ayam beku segar juga akan ditambah untuk memenuhi permintaan kebutuhan dikemudian hari,” ucap Setian.

(apr/beritasampit.co.id)