Diduga Tercemar Limbah Pabrik CPO, Ribuan Ikan di Sungai Batang Pagar Ditemukan Mati

2157
IKAN MATI: DOC.WARGA RUNTU. Inilah contoh ikan mati akibat Sungai Batang Pagar, Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan, Kobar tercemar limbah pabrik CPO.

PANGKALAN BUN-Ribuan ikan mati ditemukan di Sungai Batang Pagar, Desa Runtu, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Penyebabnya, diduga air tercemar akibat tumpahan limbah pabrik minyak mentah kelapa sawit (CPO) milik salah satu perusahaan yang belum dinetralisir secara maksimal.

Seperti pengakuan salah seorang warga Desa Runtu yang tak bersedia namanya ditulis mengungkapkan, penemuan ribuan bangkai ikan di Sungai Batang Tersebut pada, Selasa (2/7/2019) lalu.

“Limbah CPO ngalir Sungai Batang Pagar. Sungai pagar anak dari Sungai Arut. Limbah ngalir ikan mati,” ungkapnya kepada redaksi beritasampit.co.id via Whathsapp, Rabu (3/7/2019) malam.

Baca Juga:   Gelar Aksi Kampanye Lingkungan dan Pungut Sampah di Area Car Free Day
Bangunan ini milik PT Astra Agro Lestari.tbk yang mengarahkan ke Sungai Batang Pagar (doc.warga runtu).

Masih menurut warga Desa Runtu, limbah CPO yang mencemari sungai tersebut di duga milik perusahaan besar swasta (PBS) kelapa sawit PT Astra Agro Lestari. tbk.

“Hari Selasa tgl 2/7/2019 desa runtu sungai Batang pagar kecamatan Arut Selatan, kabupaten kobar nama perusahaan,anya PT astra Lestri agro tbk,” kata warga tersebut.

(gra/beritasampit.co.id)