Antisipasi Terjadinya Resiko Penyakit, Ini Langkah Dinkes Kotim

270
Kepala Dinkes Kotim dr. Faizal Novendra Cahyanto, M.Kes

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Program upaya kesehatan olahraga adalah salah satu upaya kesehatan yang memanfaatkan aktifitas fisik, latihan fisik dan atau olahraga yang sesuai dengan kaidah kesehatan yang baik, benar, teratur dan terukur untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Sejalan visi misi Kementrian Kesehatan RI yaitu mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat melalui berbagai upaya, antara lain penggunaan alat, metode, teknologi tepat guna, sarana pelayanan kesehatan yang mudah, murah dan terjangkau oleh segenap lapisan masyarakat.

Demikian Ketua Panitia Orientasi Kebugaran Jasmani bagi setiap petugas kesehatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Munawar Kholil yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan setempat. Acara tetsebut dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 7-9 Juli mendatang.

Baca Juga:   Dinkes Kotim Berikan Sertifikat kepada Pelaku Industri Rumahan

Menurut Kholil, rangkayan kegiatan dalam pembinaan kesehatan tersebut yaitu, tes kebugaran jasmani baik yang besifat perorangan maupun kelompok dengan sasaran Calon Jamaah Haji, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Anak Usia Sekolah agar dapat mengetahui tingkat kebugaran jasmani seseorang, sehingga dapat melaksanakan aktifitas pekerjaan sesuai dengan kemampuanya.

Hal ini, lanjutnya, dilakukan untuk menghindari atau mengurangi terjadinya risiko kecelakaan kerja, cidera dan cacat.

“Pembinaan kesehatan olahraga melalui kegiatan tes kebugaran jasmani adalah pembinaan kesehatan olahraga informal (bukan olahraga prestasi) yang menjadi salah satu kegiatan di Puskesmas, dilaksanakan secara rutin, terpadu dengan memperhatikan koordinasi dilintas program maupun lintas sektor,” ungkapnya.

Baca Juga:   ​Demo Batal, DPRD Janjikan RDP, Kejaksaan Tindak Lanjuti Laporan

Lebih lanjut Kholil menjelaskan, dibutuhkan petugas kesehatan yang mampu menganalisis faktor risiko terjadinya penyakit. “Maka pada kesempatan ini Dinkes Kabupaten Kotim tahun 2019 melaksanakan kegiatan Orientasi Kebuagaran haji, ASN dan anak sekolah bagi Petugas Puskesmas,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kotim, Faisal Novendra Cahyanto menyebutkan, kebugaran salah satu elemen penunjang kesehatan dalam upaya mengatasi masalah kesehatan melalui healthy diet, healthy activity hingga healthy mental.

“Saya meminta Puskesmas lebih mengoptimalkan kegiatan seperti ini, karena banyaknya tanggung jawab Puskesmas, terutama terkait stunting, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK), Germas, akreditasi dan bagi yang masih merokok, upayakan berhenti, karena banyaknya dampak dari merokok dan asap rokok,” pintanya.

(jmy/beritasampit.co.id)