Wah..wah..! Lelang Proyek di Katingan Lambat

265
Keterangan foto : IST/BS -Anggota DPRD Katingan Muhammad Efendi

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan Muhammad Efendi mengatakan, lelang proyek di beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan di beberapa bagian yang ada di Setda Katingan pada tahun 2019 ini tampak terlambat.

Padahal saat ini sudah memasuki triwulan III, bahkan masih ada terjadi puluhan paket proyek di sejumlah SOPD yang belaum dilelang dan dikerjakan.

Dirinya khawatir selain berdampak terhadap kualitas pekerjaan, juga akan berpengaruh terhadap penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2019.

“Belum lagi dengan DAK yang berasal dari APBN,” terang legislator Partai Demokrat ini kepada sejumlah wartawan baru-baru ini.

Baca Juga:   Rancangan APBD Katingan tahun 2018, sudah ditetapkan menjadi APBD Katingan

Oleh sebab itulah, dirinya menegaskan kepada Bupati Katingan agar meyerukan kepada masing-masing kepala SOPD dan kepala bagiannya agar mempercepat menyerahkan berkasnya ke bagian ULP untuk dilakukan lelang.

“Sehingga daya serap anggaran dan semua pekerjaan yang sudah diprogram cepat diselesaikan,” ucapnya.

Lebih jauh dirinya menjelaskan tentang pekerjaan dimaksud, jika diselesaikan dengan cepat maka akan cepat pula hasil pembangunannya dinikmati oleh masyarakat Katingan.

Sebaliknya, jika terlambat apa lagi tidak dikerjakan dan tertunda pembangunannya ke tahun berikutnya, maka akan berdampak pula terhadap anggaran di tahun berikutnya.

Baca Juga:   Bupati Minta 25 Anggota DPRD Jadi Mitra Kerja yang Baik

“Kalau dananya berasal dari APBD mungkin bisa dibijaki, tapi jika pekerjaan tersebut dananya berasal dari APBN, mungkin kita tidak lagi diberi anggaran dengan kegiatan yang sama di tahun berikutnya,” jelasnya.

Sebab, lanjutnya berdasarkan hasil rapat, pekan kemaren, di ruang rapat Bupati Katingan yang dipimpin Sekda Katingan Drs Nikodemus terlihat ada beberapa bagian dan dinas serta badan yang masih belum melakukan lelang proyeknya baik fisik maupun pengadaan serta jasa konsultan.

(ar/beritsampit.co.id)