TBS Sawit Anjlok, DPR Minta Pemerintah Perhatikan Petani

2768
Ilustrasi TBS Sawit.

JAKARTA— Rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit hingga Rp 700 per kilogram, dan maraknya tengkulak membeli sawit dibawah harga yang telah ditentukan oleh Dinas Perkebunan Daerah membuat para petani semakin kesulitan untuk membeli pupuk.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Dinas Perkebunan Daerah untuk segera mencari solusi, guna untuk meningkatkan harga kelapa sawit di daerah.

“Saya minta tindak tegas oknum tengkulak, agar petani tidak mengalami kerugian dan meningkatkan peran koperasi yang juga dapat membeli TBS Sawit sesuai harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Bamsoet, Rabu, (10/7/2019).

Baca Juga:   PKB Nilai Pertemuan PA 212 dengan Jokowi tanda Bersatu Umat Islam

Kementan bersama Dinas Perkebunan diminta segera melakukan penyuluhan kepada petani sawit mengenai fungsi dan keuntungan membentuk atau bergabung dalam kelompok tani untuk memberikan pendampingan dan pelatihan, guna membantu petani meningkatkan jumlah dan kualitas hasil perkebunan.

“Selain itu kementerian terkait juga mesti memberikan akses kemudahan bagi para petani dalam mendapatkan pupuk, dan mendorong petani melakukan peremajaan perkebunan kelapa sawit, supaya tidak bermasalah,” pungkas Bambang Soesatyo.

(dis/beritasampit.co.id)