Ini Kronologis Penangkapan Wanita Penghisap Sabu Dalam Lapas

1638

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Pengangkapan terhadap wanita penghisap narkotika jenis sabu bernama Nor Hasanah alias Nor berawal ketika dua orang petugas sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur sedang melakukan kontrol blok wanita.

Kontrol blok wanita itu dilakukan oleh sipir bernam Eka Ardana Reswari dan Hendra Mahendra di kamar satu dan tiba-tiba melihat pintu kamar mandi tertutup. Kemudian Eka menanyakan kepada salah satu penghuni kamar siapa yang ada didalam kamar mandi tersebut.

“Penghuni lapas yang di tanya menyebutkan, bahwa yang ada dalam kamar mandi adalah tersangka Nor Hasanah tersebut,” sebut Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel diwakili oleh PS Kasat Reskoba Iptu Arasi.

Lanjut Arasi menjelaskan, karena curiga kemudian sipir bernama Eka itu masuk kamar dan mengecek kamar mandi tersebut yang pintunya tertutup, setelah itu Eka menengok kedalam kamar mandi dan melihat tersangka Nor sedang memegang pipet kaca dan korek api gas warna merah.

Baca Juga:   ​Libatkan Tim Cyber Crime Mabes Polri, Ungkap Pelaku Pembunuhan di Sepang !!!

“Pelapor atau sipir menegur si Nor, tiba-tiba ia langsung membuang pipet kaca yang dipegang ke dalam bak tempat air dan korek api gas dilempar kedepan pintu kamar mandi, kemudian pelapor meminta bantuan rekannya yaitu Hendra untuk membantu mengamankan Nor,” jelas Kasat Resnkoba.

Lebih lanjut Arasi menjelaskan, setelah Hendra datang kedua sipir itu langsung melakukan pengecekan kembali dan menemukan pakaian terlapor berupa BH yang digantung di balik pintu kamar mandi. Setelah dilakukan pengecekan ternyata ditemukan satu bungkus plastik kecil berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu yang di bungkus dengan kertas tissue yang disiimpan di dalam sobekan BH dan juga bong yang terbuat dari botol kaca yang bertuliskan vitamin C dan tiga buah sedotan plastik warna putih yang disembunyikan di bawah tumpukan pakaian kotor yang ada di atas tempat air wudhu.

Baca Juga:   Operasi Keselamatan di Sukamara Mengedepankan Preventif dan Preemtif

“Setelah di tanyakan kepada Nor Hasanah alias Nor itu milik siapa sabu dan alat isap berupa bong itu, ia mengakui bahwa itu merupakan milik dirinya. Selanjutnya pihak Lapas menghubungi kami, dan kami datang untuk menjemput Nor Hasanah ini,” sebut polisi berpangkat dua balok emas dipundak itu.

(im/beritasampit.co.id).