Murniawati Ketua Komisi II-DPRD Kapuas, Bongkar PAD Sarang Burung Walet Masih Rendah

320

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas Murniwati SE usai pertemuan dengan Ketua DPRD Kobar Triyanto dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Saat ditemui sejumlah awak media Jumat (12/7/2019) banyak berkomentar tentang keberadaan gedung sarang burung walet.

Menurut Murniawati, rendahnya PAD dari sarang burung walet, akibat rendahnya kesadaran masyarakat akan membayar pajak. Bahkan pejabat yang memiliki usaha sarang burung walet tidak bisa memberikan contoh yang baik dengan membayar kewajibannya kepada daerah.

Baca Juga:   Juni Gultom : Gedung Serba Guna Sport Center Dibangun Dengan Konsep Modern

“Saya berani bicara tentang ini karena saya yang membongkar kenapa PAD sarang burung walet masih rendah ternyata banyak pejabat yang memiliki usaha itu dan ternyata mereka tidak bisa kasih contoh yang baik kepada masyarakat, apalagi ada anggota DRPD Kapuas yang memiliki sarang burung walet tapi mereka tidak taat pada pajak,” tegas Murniwati.

Selanjutnya Murniwati sangat mengapresiasi kepada Kabupaten Kobar yang telah melaksanakan sosialisasi Perda sarang burung walet dengan baik dan hasilnya mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah. Selain itu Pemkab Kobar tegas menjalani Perda tersebut.

Baca Juga:   Peduli Pendidikan, Hut ke-6 VES Community Berbagi Ribuan Tas dan Buku

“Apa yang kita dapat dari pertemuan ini, kita terapkan di Kapus, tadi kami juga bertemu Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah tentang ketegasan menerapkan Perda sarang burung walet dengan membentuk Tim Yustisi yang bergerak dilapangan, semuanya akan kita Adopsi dengan harapan di tahun 2020 ada peningkatan pajak dari sarang burung walet di Kabupaten Kapuas,” ujar Murniwati.

(man/beritasampit.co.id).