Penagihan Pajak Daerah Belum Maksimal, Sebaiknya Pemkot ‘Jemput Bola’

169
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Diu Husaini

PALANGKA RAYA-Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Diu Husaini mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan, maka satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan ketaatan warga membayar pajak.

“Pendapatan asli daerah (PAD) salah satunya bersumber dari pajak dan retribusi bidang lainnya,” ungkap Diu, belum lama ini.

Diu menilai selamanini Pemkot Palangka Raya lebih mengutamakan PAD dari sektor pariwisata. Padahal dari sektor pajak lainnya harus menjadi perhatian untuk digenjot juga oleh Pemkot Palangka Raya.

“Sistem penagihan yang kurang maksimal, menjadi salah satu faktor penyebab tidak maksimalnya serapan PAD dari sektor pajak,” bebernya.

Baca Juga:   Dana untuk Jamkesda Kota Palangka ternyata Lebih Besar dari Kabupaten Ponorogo

Selain itu, lanjut Diu, minimnya sosialisasi juga menjadi salah satu factor penyebab kurang taatnya masyarajat membayar pajak. Termasuk factor belum maksimalnya penegakan sejumlah perda dilapangan

“Sistem jemput bola harus dikedepankan. Ini jangan diabaikan, kalau hanya menunggu kesadaran pelaku usaha atau masyarakat tentu akan sulit,” tukasnya.

(gra/beritasampit.co.id)