1.698 KPM Barsel Penerima Program Keluarga Harapan Tahap III

379

Editor: A Uga Gara

BUNTOK-Sebanyak 1.698 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menerima bantuan sosial non tunai dari program keluarga harapan (PKH) tahap III yang merupakan progran pemerintah pusat.

Kepala DSPMD Barsel, Supriadi AS melalui Kabid Perlindungan Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, Zannatun Ni’Mah SP merinci, global dana PKH tahap III tahun 2019 yang disalurkan sebesar Rp.1,4 miliar lebih.

Dana tersebut, lanjutnya, disalurkan untuk KPM di enam kecamatan yang diaalurkan melalui Bank Mandiri, yakni Kecamatan Dusun Selatan sebanyak 314 penerima KPM dengan besaran dana yang digulirkan Rp. 272 juta lebih.

Baca Juga:   Masyarakat Desa Baru Harapkan Pembangunan Dermaga, Dishub Barsel: Kami Fasilitasi, Mudahan Terealisasi

Berikutnya, untuk Kecamatan Karau Kuala sebanyak 344 penerima KPM, dengan besaran dana yang digulirkan Rp. 275 juta lebih. Untuk Kecamatan Dusun Utara sebanyak 326 penerima KPM dengan besaran dana yang digulirkan Rp. 305 juta lebih.

Kemudian, untuk Kecamatan Dusun Hilir sebanyak 319 penerima KPM, dengan besaran dana yang digulirkan Rp.260 juta lebih dan untuk Kecamatan Jenamas 94 penerima KPM, dengan besaran dana yang digulirkan Rp. 66 juta lebih.

Sedangkan untuk Kecamatan Gunung Bintang Awai 302 penerima KPM, dengan besaran dana yang digulirkan Rp. 277 juta lebih. “Penyaluran dana tersebut melalui HIMBARA (Himpunan Bank Negara) yaitu Bank Mandiri,” rintinya, Senin (15/7/2019).

Baca Juga:   PKH Tersalurkan Rp 607 Juta di Kecamatan Baamang

Dikatakannya, tujuan program PKH ini adalah untuk mengurangi angka kemiskininan di Indonesia, khususnya bagi masyarakat miskin dengan kategori, baik dari segi kesehatan, pendidikan anak, kebutuhan gizi anak serta bagi ibu hamil.

“Dengan disalurkannya bantuan ini, kita harapkan bisa meringankan beban masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan. Selain itu juga, penggunaan dananya dapat dimanfaatkan sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

(ded/beritasampit.co.id)