PMI Barsel Gelar Orientasi Kepalangmerahan dan Manajemen Markas

428
Keterangan Foto : Foto bersama Pengurus PMI Barsel beserta unsur terkait.

Editor : Maulana Kawit

BUNTOK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar kegiatan, Orientasi Kepalang Merahan dan Manajemen Markas Bagi Pengurus, Staf dan Sukarelawan PMI Se-Kabupaten Barsel yang bertempat di Aula Hotel Afiat Buntok, Selasa (16/7/2019).

Ketua Pelaksana Kegiatan dr. Erwin Kristianto dalam laporannya menyampaikan, PMI sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan.

Sampai saat ini, PMI telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi) dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kabupaten/kota) diseluruh Indonesia.

“Kegiatan ini, dilaksanakan dari tanggal 16 hingga 17 Juli 2019 yang diikuti sebanyak 47 orang peserta yang terdiri dari. Anggota markas PMI Barsel, pengurus PMI serta perwakilan PMI Kecamatan Se-Barsel,” katanya.

Senada Ketua Pelaksana Harian PMI Barsel dr. Leonardus P Lubis Sp.OG dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris PMI Barsel mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja pengurus PMI Barsel tahun 2018-2023.

Baca Juga:   Momen Nyepi Upaya Pembersihan Diri, Untuk Mencapai Kebahagian Dunia dan Akhirat

Serta untuk, menambah peningkatan kapasitas kepalangmerahan dan manajemen markas bagi pengurus, staf dan relawan markas.

Dirinya berharap, relawan yang baik akan memastikan peningkatan kualitas organisasi dan berjalannya roda organisasi dengan baik.

“Sehingga pada akhirnya, kapasitas dan kinerja PMI. Akan meningkat, untuk membangun PMI Barsel lebih baik lagi kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri ST dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda Barsel Drs Jumadi mengatakan, gerakan PMI dan Bulan Sabit sedunia.

Merupakan, suatu gerakan yang mewakili tugas yang sangat luas dan bervariasi khususnya dibidang kemanusiaan.

Baca Juga:   Musda Pemuda KNPI Ke XIV Barsel Berlangsung Hikmad

Dikatakannya, dalam melakukan tugas kemanusiaan gerakan ini memiliki keunikan yaitu semua kegiatan utamanya dilakukan oleh relawan bahkan relawan menjadi tulang punggung dari kegiatan-kegiatan PMI.

Mulai masih muda, dan belum memiliki pengetahuan sampai mereka yang memiliki keahlian khusus dan sangat berpengalaman.
Untuk peningkatan, dan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dalam tubuh, PMI tidak terlepas dari mengoptimalkan akan kemampuan serta peran serta dari relawan PMI,” katanya.

Ditambahkannya, komitmen seluruh pengurus staf maupun anggota relawan PMI yang dimana untuk kapasitas relawan resebut akan memastikan peningkatan kualitas dalam organisasi kemanusian ini.

“Serta berjalannya, roda organisasi dengan baik sehingga pada akhirnya PMI akan semakin meningkat untuk PMI Barsel menjadi lebih baik lagi,” tukas Jumadi.

(ded/beritasampit.co.id)