Desa Tumbang Runen Baru Sekali Terima CSR, Bupati Minta PT AUS Lakukan Hal Ini?

293
Keterangan foto : IST/BS - Bupati Katingan, Sakariyas

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Bupati Katingan, Sakariyas, meminta kepada manajemen perusahaan perkebunan Perseroan Terbatas Arjuna Utama Sawit (PT AUS) agar serius memperhatikan desa tempat domisili perusahaan.

Hal tersebut, terutama menyangkut pemberian bantuan untuk menunaikan tanggung jawab sosial atau CSR (company social reslonsibility).

Pernyataan orang nomor satu di Bumi Penyang Hinje Simpei itu sebagai respon terhadap Desa Tumbang Runen, Kecamatan Kamipang yang hanya sekali mendapat CSR oleh PT AUS.

Padahal desa itu merupakan domisili beroperasinalnya perusahaan tersebut. “Saya berharap kepada pihak perusahaan agar memperhatikan desa disekitarnya,” ucap Bupati Sakariyas, belum lama ini.

Baca Juga:   Mewah, Pembangunan Masjid di Kasongan ini Telan Biaya 5 Miliar dan Akan Bertingkat 3

Dikatakan, imbauan tersebut telah disampaikan baik kepada perusahaan perkebunan, pertambangan dan HPH.

“Sudah saya sampaikan supaya perusahaan perkebunan pertambangan dan HPH itu peduli dengan masyarakat, setidaknya masyarakat di desa sekitarnya,” ungkap mantan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kasongan.

Memang, tambah Bupati, tidak Ada aturan yang mengharuskan perusahaan demikian. Namun, CSR itu sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat.

“Tidak ada aturan yang mengharuskan. Kita bukan memaksa tapi bagaimana kita bersinergi,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati juga menyinggung sikap perusahaan-perusahaan yang dinilai terkesan tidak menjamin komunikasi yang baik.

Baca Juga:   "PETI" Jika Kembali Melakukan Diberikan Tindakan Tegas, Kapolres Bantah Ada Oknum Anggota Terlibat

“Perusahan kan mencari keuntungan di sini, hampir tidak ada satupun manajemen perkebunan yang saya tahu. Seharusnya silahtirahmi dengan dulu dengan kita, seperti kita bertamu ke tempat orang lain Harus ketuk pintu dulu,” pungkasnya.

(ar/beritasampit.co.id)