Pleidoi Belum Lengkap, Sidang Yantenglie Ditunda Minggu Depan

281
Ketua Tim Peneshat Hukum Yantenglie,Antonius Kristianto

Editor: A Uga Gara

PALANGKA RAYA- Ahmad Yantenglie melalui tim Penasehat Hukumnya meminta penundaan pembacaan nota pembelaan atau pleidoi pada sidang lanjutan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang digelar di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa( 16/07/2019).

Sebelumnya terdakwa kasus korupsi APBD Kabupaten Katingan sebesar Rp 100 milyar dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan tuntutan 12 tahun penjara dan denda Rp 6 miliar, subsider 6 tahun penjara.

Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan pleidoi dari mantan Bupati Katingan ini menyatakan ketidaksiapannya untuk membacakan nota pembelaan dan minta ditunda sampai pada hari Selasa minggu depan.

Baca Juga:   ​Pelajar Penabrak Ibunda Anggota KPU Gumas, Diancam Enam Tahun Penjara

Ketua Tim Penasehat Hukum Yantenglie, Antonius Kristianto mengatakan, penundaan tersebut bukan karena kliennya sakit. Namun karena klirnnya ingin mrmambah materi pembelaan.

“Klien kami ingin mempelajari dulu dan beliau juga ingin membuat versi beliau diluar Pledoi sebanyak 38 halaman yang sudah kita siapkan dan psikis klien kami InshaAllah tidak dalam keadaan tertekan,” jelas Anton.

Menanggapi tuntutan JPU, Anton bersama tim kuasa hukum terdakwa tetap pada keyakinan, kalau kliennya tidak bersalah dan pada fakta persidangan seharusnya ini jadi tanggung jawab Bendahara Umum Daerah ( BUD) kala itu. “Tapi kita sudah siap dengan vonis yang kalau sesuai jadwal akan dibacakan tanggal 25 nanti,” tutup Anton.

Baca Juga:   Poligami VS Poliandri...Kasus Langka Membelit Bupati Katingan

( aul/beritasampit.co.id)