Asap Berbahaya Bagi Kesehatan, Perlu Kesadaran Masyarakat Tidak Membakar Lahan

141
Wakil Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, Subandi

PALANGKA RAYA-Kota Palangka Raya dalam sepekan ini sudah mulai diselimuti kabut asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) disejumlah titik.

Meski demikian, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, Subandi, kondisi udara masih dalam batas ambang aman dan tidak berbahaya untuk beraktivitas diluar rumah.

Kendati demikian, Politisi Partai Golkar ini meminta kepada pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan harus bisa melakukan langkah antisipasi gangguan kesehatan.

“Perlu kesiapan untuk mengantisipasi kemungkinan kedepan seperti apa. Bisa dimulai dengan sosialisasi kesehatan ataupun pembagian masker,” pinta Subandi, kemaren.

Baca Juga:   Dewan Kota Dukung Wacana Pemkot Bangun Pusat Pelayanan Publik

Menurut dia, akan lebih efektif jika dilakukan sejumlah upaya untuk bisa mencegah sebelum mengobati, yaitu mencegah terjadinya Karhutla yang mengakibatkan kabut asap.

“Upaya pencegahan primer tersebut, seperti yang telah dilakukan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama dengan satgas penanggulangan karhutla saat ini patut mendapat apresiasi,” ucapnya.

Disisi lain, dia juga berharap perlu kesadaran dari masyarakat sendiri, untuk tidak membakar lahan. Karena dampaknya sangat luas, dan terutama berbahaya bagi kesehatan. “Kasihan anak-anak kita apabila sampai sakit akibat terpapar asap,” imbuhnya.

Baca Juga:   Dewan Minta Kerusakan Jalan Tumbang Samba Segera Ditangani

(gra/beritasampit.co.id)