Bupati Ajak Masyarakat Jangan Bakar Lahan

161

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Mulai meningkatnya titik hotspot di beberapa wilayah yang ada di Kecamatan Kotawaringin Barat, Bupati Hj Nurhidayah mengajak masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Selain itu Camat, Lurah dan Kepala Desa diminta ikut peran aktif dalam pencegahan Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla). Demikian ungkap Bupati usai menghadiri peringatan BBGRM ke 16 dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke 47 tingkat Kabupaten di desa Kumpai Batu atas.

Hal ini mengiat saat ini telah memasuki musim kemarau, dirinya berharap bantuan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran.

“Karena hal itu sangat berdampak buruk baik bagi lingkungan itu sendiri terutama bagi kesehatan,” Kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Kamis (18/7/2019).

Baca Juga:   Meriah, Pesta Pawai “Nasi Adab” HUT Ke 59 Kabupaten Kobar

Pencegahan Karhutla menurut Bupati merupakan kerja sama semua pihak bukan saja tanggung jawab Pemerintah daerah saja melainkan masyarakat pun harus ikut berperan aktif.

Tiga bulan kedepan sejak tanggal 26 Juni 2019 ini status Karhutla di Kobar memasuki siaga Karhutla, hal itu dilakukan sejak munculnya titik hotspot.

“Kita telah membentuk tim Satgas Karhutla, namun semuanya tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dari masyarakat, jadi dalam pencegahan Karhutla ini masyarakat berada di depan,” kata Bupati Kobar.

Selain itu Bupati pun meminta Kepada Camat, Lurah dan Kepala desa agar selalu monitor keberadaan wilayahnya, dan jangan bosan juga untuk memberikan himbauan kepada warganya agar tidak melakukan pembakaran lahan.

Baca Juga:   Ironis...Kedatangan 4 ASN di Kantor Kejari Dijaga Ketat Seperti “Teroris”

“Di Kobar ada tiga Kecamatan yang rawan terjadinya Karhutla yakni Kecamatan Kumai, Arut Selatan dan Kecamatan Kotawaringin Lama, di tempat tempat rawan Karhutla pun telah di dirikan Posko selain petugas pun terus melalukan patroli aktif,” ujar Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

Bahkan lanjut Bupati, permintaan bantuan Helikopter Water bombing kepada Provinsi Kalimantan Tengah telah terjawab dimana saat ini posisi helikopter Water bombing sudah ada di Palangka Raya.

“Alhamdulillah saat ini helikopter Water bombing posisinya ada di Palangka Raya sehinga sewaktu waktu kita butuhkan akan segera bergeser ke Kobar,” pungkas Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

(man/beritasampit.co.id).