Kerang dan Purun Potensi Besar Kerajinan Sukamara

202
Melihat : ENN/BS  - Bupati Sukamara Windu Subagio saat melihat-lihat hasil produksi makanan masyarakat di Kecamatan Pantai Lunci, awal Juli 2019.

Editor : Maulana Kawit

SUKAMARA – Ketua Dekranasda Sukamara, Siti Zulaiha Windu Subagio mengatakan bahwa banyak potensi kerajinan yang bisa dikembangkan dan dipasarkan, salah satu contohnya adalah kerajinan kerang dari Kecamatan Pantai Lunci dan Anyaman purun serta rotan.

“Saya melihat potenasi kerajinan di daerah pantai itu kerajinan kerang, yang sudah kami kirim ke provinsi untuk peresniannya Galeri Dekranasda provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Siti Zulaiha Windu Subagio, Kamis (18/7/2019).

“Selain itu ada purun yang diayaman serta rotan yang bisa menjadi potensi andalan kerajinan Sukamara,” lanjutnya.

Baca Juga:   Akses Jalan ke Jelai Bakal Rampung, Kapan?

Siti Zulaiha Windu Subagio menerangkan bahwa dalam upaya mengembangkan potensi kerajinan di Sukamara masih terdapat beberapa kendala yang harus segera diselesaikan sebagai upaya peningkatan kualitas kerajinan Bumi Gawi Barinjam.

“Kendala yang ada sekarang ini kurang terlatihnya sumber daya kita, karena selama ini seperti kerajinan anyaman dari purun masih dikerjakan secara manual,” ujar Siti Zulaiha Windu Subagio.

Menurutnya, agar pengrajin Sukamara bisa bersaing, pihaknya akan mendatangkan pelatih khusus untuk melatih para pengrajin daerah sehingga bisa menghasilkan karya yang dapat dipasarkan.

Baca Juga:   Lima Desa di Sukamara Berpotensi Kembangkan Transmigrasi 

“Masih banyak kendala, memang kita perlu pelatihan memang harus ada tenaga ahli yang didatangkan untuk melatih pengrajin-pengrajin kita,” tukas Siti Zulaiha Windu Subagio.

(enn/beritasampit.co.id)