Polemik Uang Komite, Komisi III Minta Dievaluasi

149
Ketua Komisi III DPRD Kotim Rimbun ST

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Belakangan ini persoalan pungutan terhadap siswa dan siswi di tingkat SMP/SMA kembali menjadi polemik ditengah masyarakat.

Pungutan melalui Komite ini justru dipertanyakan keabsahannya secara hukum,mengingat hal tersebut masuk dalam kategori pungutan liar apabila tidak ada kesepemahaman di antara orangtua atau wali murid dengan pihak sekolah.

Menanggapi hal ini Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Rimbun ST menjelaskan permasalahan uang Komite memang perlu dilakukan evaluasi lantaran adanya target-target yang harus dibayarkan oleh orangtua atau wali murid dengan pemanfaatan yang tidak begitu jelas.

Baca Juga:   Ini Kata Waket DPRD Kotim Terkait Penataan Kota di Sampit

“Memang seharusnya dievaluasi, apalagi uang Komite ini sudah ada target tertentu yang wajib dibayar, sedangkan kegunaannya belum transparan oleh pihak sekolah, sehingga muncul dugaan-dugaan dari wali murid,” ungkapnya, Kamis (18/7/2019).

Rimbun juga mengharapkan dalam hal ini Dinas Pendidikan cepat tanggap atas hal tersebut supaya tidak menciptakan polemik berkepanjangan. Dia juga meminta agar terkait Komite diperjelas manfaatnya bagi sekolah dan juga siswa itu sendiri dalam setiap semesternya.

“Harus lebih diperjelas agar tidak menimbulkan kegelisahan ditengah masyarakat, harapan kita Disdik mengambil langkah cepat dan membuat kebijakan baru terkait hal ini supaya lebih transparan dan jelas target dari pemanfaatan uang komite tersebut,” tukasnya.

Baca Juga:   Komisi II Tunggu Laporan Resmi Desa Pahirangan

(drm/beritasampit.co.id)