Kedapatan ‘Pesta’ Lem Fox, Lima Remaja Dilaporkan ke Satpol PP oleh Orang Tuanya

507
Ilustrasi.

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Kejadian yang cukup unik terjadi di Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kobar menyusul sejumlah orangtua berhasil menggerebek anak-anaknya yang sedang pesta ‘ngelem’ Lem Fox.

Lantaran sejumlah orang tua sudah ‘pusing tujuh keliling’ menghadapi anak-anaknya yang sering mabuk lem itu, setelah berhasil digerebek langsung dibawa ke Kantor Satpol PP di Jl HM Rafii Pangkalan Bun.

Sekertaris Desa Runtu Jamhari membenarkan pihaknya telah mengantarkan sejumlah orang tua dan kelima anak-anak ke Kantor Satpol PP.

Tujuan dilaporkan ke Sarpol PP, sebagai langkah terakhir untuk menyadarkan mereka, karena anak-anak ini sudah tidak mengindahkan nasehat orang tuanya.

Baca Juga:   Tahap Awal Perbaikan Pangkalan Bun Park, Digelontorkan Dana Sebesar Rp 7,5 Milliar

“Mereka di bawa ke Satpol PP untuk memberikan efek jera, agar anak-anaknya dikemudian hari bisa sadar dan mau menuruti nasehat orangtuanya,” kata Jamhari.

Lanjut Jamhari, ke lima anak tersebut yakni, YS (13), S (14), A (14), AR (16) dan MR (13), digerebek orang tuanya sendiri karena merasa resah dengan kebiasaan anaknya yang kerap mabuk lem fox.

“Setelah anaknya berhasil digerebek juga penjual lem foxnya diadukan ke Satpol PP untuk diberi pengarahan agar menjual lem fox jangan sembarangan diberikan kepada anak-anak,”ujar Jamhari.

Baca Juga:   Makanya Jangan Mabuk, Tuh Kan Jadi Ikutan Mencuri

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kobar Majerum Purni saat dikonfirmasi Jumat (19/7/2019) membenarkan ada 5 anak-anak dilaporkan ke kantornya.

“Saya menyambut baik kepada masyarakat khususnya orangtua yang melaporkan anak-anaknya bandel. Dan kami Satpol PP siap melayani untuk memberikan pengarahan,” ujar Majerum.

Terpisah Ketua DPRD Kobar Triyanto saat dikonfirmasi pihaknya sangat mengapresiasi kepada orangtua yang melaporkan anaknya ke Satpol PP dalam rangka melakukan efek jera terhadap anak-anaknya.

”Itu langkah yang terbaik bagi mereka orangtua yang telah melaporkan kelakuan anak-anaknya ke Satpol PP agar anak-anak menjadi jera” kata Triyanto.

(man/beritasampit.co.id).