Kurang Penerangan Dua Lokasi di Sampit Ini Rawan Tindak Kejahatan 

424
Keterangan Foto : Dokement Beritasampit.co.id. Taman Kota Sampit

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Dua lokasi di dalam kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini rawan terjadinya aksi tindak kejahatan. Pasalnya dua lokasi yakni Kawasan Stadiun 29 November di Jalan Tjilik Riwut dan Taman Kota tersebut sangat minim lampu penerangan pada malam hari.

Hal ini juga menjadi perhatian serius oleh jajaran legislatif yang menyayangkan aset-aset wisata tersebut justru dijadikan tempat praktik-praktik prostitusi, mesum dan juga perkelahian antar remaja hingga berakibat fatal.

Menanggapi hal ini Waki Ketua DPRD Kotim H Supriadi MT mengharapkan agar pemerintah daerah segera mencari solusi terkait hal ini. Menurutnya dua lokasi tersebut merupakan ikon Kotim yang perlu dilestarikan dan di jaga dengan baik.

Baca Juga:   Jhon Krisli: Jangan Pilih Lagi Wakil Rakyat yang Malas

“Kita ketahui beberapa waktu lalu ada anak muda yang meninggal dunia pasca di keroyok oleh para pelaku di Stadiun 29 November, lalu ada temuan mayat, dan yang terbaru di Taman Kota yang viral di YouTube saat ini,” ujarnya, Jumat (19/7/2019).

Dia juga meminta agar penerangan-penarangan di lokasi-lokasi wisata Kotim lebih di utamakan agar tidak lagi terjadi hal-hal yang merugikan daerah.

“Kalau seperti di Jelawat lumayan terjaga, dan itupun masih ada saja ulah anak-anak muda yang menjadikan tempat itu ajang mengumbar syahwat, karena apa itu karena minimnya pengawasan,” tutupnya.

Baca Juga:   Bisnis Waralaba Menjamur di Kotim, Dewan Minta Pemkab Utamakan Produk UMKM

(drm/beritasampit.co.id)