Sah! Ibukota RI Pindah ke Bagian Tengah Indonesia, Agustus Peletakan Batu Pertama ?

96100
MENINJAU: IST/BS-Presiden Jokowi saat meninjau lokasi calon Ibukota Negara yang berada di Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Maa, Kalimantan Tengah. Usai meninjau, Presiden Jokowi menilai jika Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah paling siap untuk dijadikan Ibu Kota baru jika dilihat dari sisi keluasan wilayah.  

PALANGKA RAYA-Recana pemerintah pusat memindahkan Ibukota Republik Indonesia tidak lagi sekedar wacana. Dua lokasipun sudah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo. Bukit Soeharto, Kalimantan Timur dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Dilansir dari antaranews.com, pada Senin (29/7/2019), Presiden RI, Joko Widodo akhirnya telah memutuskan Ibukota Republik Indonesia pindah ke Pulau Kalimantan.

Menurut antaranews, keputusan tersebut diambil selain mempertimbangkan aspek geografis kalimantan yang berada di tengah Indonesia, juga terkait pertimbangkan lain seperti kebencanaan, sosial politik serta ketersediaan air.

Baca Juga:   Presiden Jokowi Disambut Gubernur Jenderal Australia dan PM Australia di Admiralty House

Sementara itu, isu beredar pada bulan Agustus 2019 mendatang akan dilakukan peletakan batu pertama dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok alias BTP ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Ibukota baru tersebut.

Isu tentang rencana peletakan batu pertama untuk ibu kota baru di Kalimantan pada bulan depan langsung dibantah oleh Menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Basuki menjelaskan, peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Agustus 2019 mustahil karena diperlukan perizinan dari berbagai pihak, yang memakan waktu lama.

Baca Juga:   Kementrian PUPR Siap Membeli Karet Alam untuk Campuran Aspal

“Harus izin DPR dulu dan harus ada undang-undangnya. Tidak semudah itu. Mungkin bulan depan Presiden (baru) akan menyampaikan program ini dalam pidato. Mungkin,” ujarnya seperti dikutip, tempo.co, Senin (29/7/2019).

Menurut Basuki, program pemindahan ibu kota ini akan disampaikan dalam pidato kenegaraan pada bulan depan untuk disosialisasikan lebih lanjut. Basuki mengatakan bahwa seusai rapat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam waktu dekat, data-data terkait pemindahan ibu kota sudah lengkap.

(gra/beritasampit.co.id)