Angka Stunting Di Barsel Masih 40,19 Persen

167
Kepala Dinas Kesehatan Barsel dr Djulita K Palar

BUNTOK – Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menyebutkan untuk prevalensi angka stunting di wilayah tersebut masih cukup tinggi yakni mencapai 40,19 persen.

Kepala Dinkes Barsel dr. Djulita Kurniadi Palar kepada beritasampit.co.id saat dikonfirmasi, Selasa (13/8/2019) mengatakan, apabila pencegahan dan pengendalian stunting ini hanya dilakukan oleh pihak kesehatan dirasa sangat sulit.

“Terlebih lagi, prevalensi angka stunting di Kabupaten Barsel mencapai 40,19 persen tentunya harus melibatkan semua komponen,”Katanya.

Dikatakan Djulita K Palar, dengan adanya sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Penurunan Stunting melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Cegah Stunting (Gemas Ceting).

Baca Juga:   Disporabudpar Barsel Akan Gelar, Festival Seni Pelajar SLTA Se-Kalteng

“Diharapkan, semua pihak terkait yang ada bisa berperan aktif dalam rangka pencegahan stunting ini,”jelasnya.

Menurutnya, prevalensi angka stunting yang tinggi menjadi tantangan semua, baik masyarakat maupun pemangku kepentingan. Untuk itu perlu bersama bekerjasama terkait akan hal tersebut.

“Pada tahun 2019 ini, ditargetkan untuk prevalensi angka stunting bisa tembus mencapai 28 persen dan hal ini tidaklah mudah. Karena, diperlukan kerjasama seluruh komponen terkait hal tersebut,”tukas Djulita K Palar. (ded/beritasampit.co.id)