Orang Terkaya, Masa Kecil di Kalteng Tertarik Bangun Properti Senilai Rp 7 Triliun di Ibukota Negara yang Baru

2282

PALANGKA RAYA- CEO Citra Borneo Indah (CBI) Group, H Abdul Rasyd masuk dalam daftar 50 besar orang terkaya di Indonesia persi Majalah Forbes yang dirilis pada tahun 2018 lalu.

Pengusaha asal Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng) ini memiliki kekayaan US$ 600 juta atau setara dengan Rp 8,7 triliun, mengutip dari detik.com, 14 Desember 2018.

Paman dari Gubrnur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran ini merupakan satu-satunya pengusaha bidang perkebunan kelapa sawit asal Kalteng yang sukses.

Selain H Abdul Rasyid, ada satu nama orang terkaya yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Pangkalan Bun, bumi yang dijuluki ‘Marunting Batu Aji’ ini.

Pengusaha yang satu ini disebut-sebut memiliki kekayaan diatas H Abdul Rasyd. Bahkan namanya masuk dalam daftar 20 orang berpengaruh di New South Wales, Australia dan menempati posisi 16 dalam daftar tersebut.

Dikutip dari CNBC Indonesia, 10 Agustus 2019, pengusaha properti yang menghabiskan masa kecilnya di Kota Pangkalan Bun, Kavupaten Kitawaringin Barat, Provinsi Kalteng ini bernama Iwan Sunito.

Baca Juga:   Keputusan Kapolri Angkat Ilham jadi Kapolda Kalteng yang Baru Dipertanyakan

CEO Crown Group ini disebutkan memiliki kekayaan mencapai Rp 9,5 Triliun persi Southern Courier, salah satu media lokal yang berafiliasi dengan News Corp Agency.

Belakangan ini, nama Iwan Sunito mencuat seiring rencana pemerintah pusat memindahkan Ibukota Nergara baru ke Pulau Kalimantan, antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur seperti yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, pada bulan Juli lalu.

Kabar menyebutkan, setelah 22 tahun berbisnis properti di negeri orang Iwan Sunito berencana membangun properti di Indonesia, tentunya di ibukota negara baru bersama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Crown Group akan membangun mixed use developmnent (residensial dan perkantoran) dengan nilai investasi Rp 7 Triliun.

Keinginan kuat Iwan berinvestasi bidang properti di Kalimantan itu, tidak saja karena Ibukota Negara baru, tetapi ada kedekatan yang sudah jadi bagian hidupnya. Bahkan membangun kota baru yang beda di Indonesia adalah salah satu mimpinya.

Baca Juga:   Mantap, Kapolres Kotim Pimpin Langsung Kegiatan "Blue Patrol Everyday " Di Kota SampitĀ 

“We’d love to, untuk pemikiran seperti itu bagaimana pembangunan ibu kota yang baru sebenarnya one of my dream,” kata Iwan, mengutip CNBCIndonesia.

Iwan berharap, ibukota negara yang baru harus menjadikan Indonesia terbaik di Asia Tenggara pada masa depan. Baik dalam hal layanan pemerintahan, pembangunan fisik ibukota negara baru tersebut secara budaya maupun dalam hal kualitas pendidikan.

“My dream is to build the city of the future untuk Indonesia. Bagaimana membikin satu kota yang betul betul new thing, apakah itu kota, ibu kota, it doesn’t matter, uang penting adalah city of the future yangtaking Indonesia to the world global platform,” katanya.

(gra/beritasampit.co.id)