Karhutla Tetap Ada, Pemprov Kalteng Fokus ke Kabupaten Pulang Pisau

Editor : Maulana Kawit

PALANGKA RAYA– Walaupun hujan sempat mengguyur Kota Palangka Raya dalam beberapa hari. Tidak membuat Kebakaran Hutan dan Lahan menghilang, bahkan diakuinya saat ini masih ada yang terbakar yakni didaerah Pulang Pisau salah satunya.

“Kabupaten itulah kami akan fokuskan untuk penanganannya. Pasalnya gambut disana cukup luas mencapai 80 persen,” Kata Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Senin (02/09/2019)

BACA JUGA:   Innalillahi..  Mahasiswi Cantik dan Rajin Organisasi Berpulang. Ini Penyebabnya

Diungkapkannya, penanggulangan gambut ini dilakukan dengan pembentukan Badan Restorasi Gambut (BRG) dan pembentukan Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD). Program-program penanganan gambut juga dilakukan, seperti pembangunan pertanian, pembangunan kanal-kanal dan pengairan.

“Dengan adanya program diharapkan kawasan gambut ini menjadi basah dan tidak mudah terbakar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, Kabupaten Pulpis telah membentuk pemberdayaan desa peduli gambut. Fungsinya untuk mengajak masyarakat lebih peduli gambut, dan Pulpis ini dapat menjadi contoh bagi desa lain, serta sebagai lokasi kuliah lapangan tentang gambut.

BACA JUGA:   Ini Harapan CEO PT SEAM Jelang Pagelaran Rebana dengan Peserta Terbanyak di Kalteng

“Banyaknya program yang berjalan di Pulpis, semoga ini bisa mengurangi. Mengingat potensi karhutla akan selalu terjadi, sehingga perlu diwaspadai,” tutupnya.

(aul/beritasampit.co.id)

Previous articleBupati Dorong Pilkades, Berkualitas 4 September Semua Mencoblos
Next articlePengesahan Tatib DPRD Palangka Raya Tunggu Pimpinan Definitif