Berikut Ciri Unggas yang Jangkit Flu Burung

SUKAMARA – Kepala Bidang Peternakan Syamsir Hidayat menjelaskan beberapa ciri unggas atau ternak yang terserang penyakit Avian Influenzadan atau AI atau lebih dikenal dengan flu burung.

Gejala klinis penyakit AI dapat terlihat pada jengger dan pial yang kebiruan, kepala bengkak, gangguan pernapasan, discarge nasal atau ingusan, mata berair, telapak kaki kemerahan, diare dan gejala syaraf.

“Jika ternak unggas milik masyarakat terkena penyakit ini baik flu AI dan Pullorum maka dampaknya sangat merugikan,” kata Syamsir, Selasa (11/9/2019).

BACA JUGA:   Windu Subagio : Data Penting Tunjang Kinerja OPD

Syamsir menerangkan bahwa kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh penyakit tersebut akan sangat berpengaruh pada peternak karena akan menyebabkan penurunan produksi telur dan tetas, kematian embrio, anak ayam maupun ayam dewasa.

“Karena itu kita melakukan antisipasi dengan cara melakukan pemeriksaan dengan mengambil sample darah ayam ini,” jelas Syamsir.

Cara penularan virus ini dapat terjadi secara vertical yaitu antara induk ke anak, saat telur di ovarium, melalui oviduk atau kloaka.

BACA JUGA:   Peringati Haornas ke 36, Pemkab Sukamara Gelar Apel Bersama

Selain itu dapat terjadi secara horizontal melalui oral, pakan ternak, litter yang terkontaminasi ataupun melalui udara yaitu bulu-bulu anak ayam dan pecahan cangkang dalam mesin tetas yang telah terkontaminasi virus. (enn/beritasampit.co.id)

Previous articleDPRD Kapuas Konsultasikan Tatib ke Biro Hukum Provinsi
Next articleAntisipasi Penyakit Pullorum, DKPP Sukamara Ambil Sampel Darah Ayam