Penyusunan rencana pembangunan Perlu Sinergi Antara Pemkab dan Kalangan Akdemisi

. Sosialisasi : ENN/BS - Bupati Sukamara, Windu Subagio saat memimpin sosialisasi pembentukan DRD di Aula Bappeda, Rabu (9/10/209).

SUKAMARA – Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan bahwa sinergi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan kalangan akademisi perlu dilakukan.

Khususnya dalam penyusun rencana pembangunan daerah berkemajuan dan menciptakan inovasi yang diharapkan masyarakat dalam segala sektor.

800

Windu menerangkan penting untuk bekerjasama dengan kalangan akademisi karena ini hasilnya yang diharapkan masyarakat di berbagai sektor yang meliputi ekonomi, keuangan, lingkungan hidup, tata ruang, dan mitigasi penanggulangan bencana daerah, sektor energi dan Sumber daya mineral, sektor budaya dan kesatuan bangsa, sektor hukum politik dan pemerintah, sektor pendidikan, kesehatan dan kependudukan, sektor pertanian perikanan dan kehutanan, sektor transportasi dan infrastruktur serta sektor insdustri dan perdagangan.

BACA JUGA:   Sukamara Masih Bersiap Untuk New Normal

“Dari sektor tersebut nantinya DRD akan memilih sektor strategis yang perlu didahulukan dan sesuai dengan visi misi pembangunan yang ingin dicapai oleh kepala daerah,” jelas Windu.

Windu menerangkan jika DRD memiliki manfaat besar dalam menentukan arah pembangunan suatu daerah, salah satunya sinergi antara birokrasi dan akademisi serta masyatakat dalam menentukan arah pembangunan melalui hasil kajian bersama.

BACA JUGA:   Dari 244 Pedagang di Pasar Saik Sukamara Hanya 153 Pedagang Ikuti Rapid Test

“Transfer pengetahuan dan kolaborasi kemampuan dari latar belakang keilmuan dan pengetahuan yang berbeda bisa dilakukan melalui DRD ini,” ucap Windu. (beritasampit.co.id)