Silahkan Demo, Kapolres: Diatur Undang-undang Tapi Ingat !!

BERSAMA : IM/BS - Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel (tengah), bersama tamu undangan saat melakukan sesi foto bersama di aula Panaluan Polres Kotim.

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Dalam rangka menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) di Aula Tunggal Panaluan milik Polres, Senin 14/10/ 2019.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, SIK., mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir serta menegaskan bahwa pihak Kepolisian tidak pernah melarang bagi masyarakat dan terkhusus Mahasiswa dan OKP untuk melakukan aksi unjuk rasa. Karena hal itu menurut Kapolres sudah diatur dalam undang-undang 1945 mengenai aksi unjuk rasa.

BACA JUGA:   Bhayangkari: Seorang Istri Jangan Lupakan Perannya Sebagai IRT

“Polres Kotim siap mendukung segala kegiatan yang ada di Kota Sampit ini, baik kegiatan masyarakat berbau agama, hiburan. Ataupun kegiatan dari Mahasiswa dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda seperti unjuk rasa, akan tetapi dalam hal pelaksanaan nya kita semua sama-sama menginginkan kedamaian,” tegas Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Senin 14/10/ 2019.

FGD ini sendiri mengusung tema “Menjaga Keberagaman dan Kondusifitas Kamtibmas Untuk Keutuhan NKRI”.

BACA JUGA:   150 Personil Aparat Keamanan Ikut Gelar Apel OZT 2019

Dalam kegiatan itu sendiri turut hadir PJU Polres Kotim, Ketua DPRD Kotim Dra. Rinie beserta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotim H Rudianur, Dandim 1015 Sampit Letkol Czi Akhmad Safari, Ketua Kemenag, tokoh agama, tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Kepala Universitas, Ketua KNPI serta Ketua BEM beserta perwakilan mahasiswa se Kotim.

(im/beritasampit).