Era Sugianto Sabran, Pariwisata dan Kebudayaan Kalteng Berkembang Pesat

AUL/BS -Kadis Disbudpar Provinsi Kalteng Guntur Talajan (Tengah)

Editor : Maulana Kawit

PALANGKA RAYA – Pendapatan asli daerah (PAD) disektor para wisata mengalami peningkatan semenjak tahun 2017 hingga 2019. Selain itu program-program menyentuh langsung kepada masyarakat dengan dibukanya bermacam-macam tempat yang bisa dijadikan tujuan wisata Kalteng.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalimantan Tengah Dr Guntur Taladjan SH MPd saat melaksanakan Konfrensi Pers dengan awak media di ruang rapat Eka Hasundau di Jalan Cilik Riwut Km 5 Kota Palangka Raya, Jumat (18/10/2019).

BACA JUGA:   Angin Kencang Hampir Hancurkan Rumah Warga?

Peningkatan ini dengan banyaknya kunjungan dari para wisatawan lokal maupun mancanegara menyaksikan event nasional maupun internasional yang menjadi daya tarik daerah sehingga pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat semakin meningkat.

“Terbukti dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2019 baik wisatawan lokal maupun mancanegara,” ucap Guntur

Sebelumnya, di tahun 2019 target kunjungan wisatawan mancanegara 27.650 orang, kini jumlah yang berkunjung mencapai angka 66.434 orang. Sedangkan untuk wisatawan nusantara dari target 525.350 orang, yang berkunjung 700.195 orang tercatat hingga 31 Agustus 2019.

BACA JUGA:   Kasus Dugaan Sumur Bor Fiktif Mulai Mengarah ke Tersangka

“Dampak nyata yang dirasakan secara langsung masyarakat sekitar adalah terbukanya peluang-peluang usaha baru sehingga bisa mengurangi angka pengangguran,”tuturnya

Ada tiga objek destinasi wisata yang menjadi prioritas utama pengembangan tahun 2019 seperti Taman Nasional Tanjung Puting, Pantai Ujung Pandaran dan Taman Nasional Sebangau.

“Tiga tahun terakhir periwisata dan kebudayaan di Kalteng di era Pak Gubernur Sugiaton sangat berkembang pesat,” pungkasnya

(aul/beritasampit)