Membanggakan, Empat Mahasiswa UPR Raih Medali Perak di Event Internasional

PRESTASI - Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, saat menerima kunjungan Dekan MIPA Prof Sih Winarti bersama empat mahasiswa peraih medali perak dan dosen pembimbing mahasiswa

Editor: Akhiruddin

PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) kembali menorehkan prestasi. Kali ini prestasi itu datang dari empat mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (MIPA). Keempat mahasiswa tersebut berhasil meraih medali perak di kompetisi tingkat internasional World Invention Technology Expo (WINTEX) yang diselenggarakan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) pada 9-12 Oktober 2019 di Sasana Kriya, Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Atas prestasi tersebut, Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE MSi mengaku bangga. Rasa bangga tersebut disampaikan Rektor UPR saat menerima kunjungan Dekan MIPA Prof Sih Winarti bersama empat mahasiswa peraih medali perak dan dosen pembimbing mahasiswa tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada dosen karena sudah membimbing dan membina mahasiswa hingga meraih medali perak di kompetisi tingkat internasional. Raihan medali ini sangat membanggkan karena membawa nama baik bagi Universitas Palangka Raya,” kata Rektor, Jumat (18/10/2019).

Tidak hanya itu, Rektor UPR mengaku secara khusus akan mengundang empat mahasiswa peraih medali perak tersebut untuk menghadiri pada pelaksaan apel pada 28 Oktober 2019 mendatang.

“Nantinya mereka (empat mahasiswa peraih medali perak.red) akan duduk dibangku kehormatan dan akan diberikan piagam penghargaan,” kata Rektor UPR yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Adat Dayak Nasional Provinsi Kalteng ini.

BACA JUGA:   Sugianto: Kalau Dulu Saya Jadi Bupati Kobar, Jalan Ini Sudah Lama Selesai

Pada kesempatan itu, Rektor UPR juga berpesan kepada empat mahasiswa untuk terus belajar dan terus menambah wawasan diberbagai bidang. Pasalnya saat ini masuk era revolusi industri 4.0 dimana persaingan akan semakin ketat saat memasuki dunia kerja.

Untuk diketahui, empat mahasiswa UPR peraih medali di kompetisi tingkat internasional bernama Elda Alyatikah, Siswo, Riaa Safitri dan Anisa Puspa Putri. Mereka merupakan mahasiswa Fakultas MIPA UPR.

Kegiatan diselenggarakan berupa gelar karya, temuan, hasil penelitian atau inovasi dari berbagai bidang yang terbagi menjadi dua kategori kegiatan yaitu International Young Inventors Award (IYIA) untuk kalangan pelajar dan World Invention Technology Expo (WINTEX) untuk tingkat umum.

Kedua kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 inovator yang berasal dari 16 negara, terdiri atas Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Sri Lanka, Vietnam, Jepang, China, Korea Selatan, Amerika, Polandia, Mesir, Arab Saudi, Kroasia, Filipina dan Kanada.

Setiap tim mendapatkan satu buah booth dengan nomor urut tertentu untuk memamerkan hasil temuannya, yang mana tim dari UPR mendapatkan nomor booth 59. Dalam kegiatan ini tim UPR membawa prototype dan sejumlah sampel tentang pengolahan limbah pewarnaan jeans, dengan judul Modification of TiO2 with N doping and Zeolite NaY for Methylene Blue Degradation: Microstructure, Photocatalytic Activity and Kinetic Study yang telah dipersiapkan beberapa bulan sebelum pelaksanaan kegiatan.

BACA JUGA:   Nilai Ekspor Kalteng Bulan November 2019 Capai US$132,12 Juta

Kegiatan WINTEX dimulai dari tanggal 9 Oktober 2019 yaitu Opening Ceremony, dilanjutkan dengan Judging and Exhibition serta Innovation Talk. Setelah kegiatan dibuka secara resmi, setiap tim bersiap di booth-nya masing-masing untuk melalui proses Judging atau penjurian yang dilakukan oleh 2 juri untuk masing-masing tim dalam waktu 5-10 menit.

Tim dari Universitas Palangka Raya diuji oleh juri bernama Khuntong Klaythong (Director of Princess Chulabhorn Science High School Pathumthani) yang berasal dari Thailand dan Herru Juwono (Creative Development Consultant) yang berasal dari Indonesia.

Proses penjurian dilakukan dengan teknik tanya jawab yang mempertimbangkan empat poin utama yakni nilai inovatif dan originalitas, pemasaran, estetika dan hak paten. Setelah menjalani tahap judging, kegiatan selanjutnya adalah exhibition yang terbuka untuk umum atau bebas diakses oleh siapa saja. Kegiatan exhibition berlanjut hingga tanggal 10 Oktober 2019.

Serangkaian kegiatan ditutup pada tanggal 12 Oktober 2019 sekaligus penyerahan medali. Kegiatan Awarding and Closing Ceremony dilaksanakan di Teater IMAX Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. (rls/red)