Beasiswa Bidik Misi Kalteng Berkah Bantu 9.916 Mahasiswa di Kalteng

JUMPA PERS: APR/BS - Suasana jumpa pers yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng pada Selasa (22/10/2019).

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menggelar jumpa pers terkait dengan tiga tahun perkembangan pendidikan SMA/SMK/MPPM yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Palangka Raya, Selasa (22/10/2019).

Hadir dalam jumpa pers tersebut plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng dr. Suyuti Syamsul yang memaparkan beberapa data perkembangan selama tiga tahun pendidikan khususnya pendidikan SMA/SMK/SLB di provinsi Kalteng.

Dalam pemaparannya dr. Suyuti Syamsul mengatakan bahwa ada lima poin yakni peningkatan sarpras pendidikan, peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan pelayanan pendidikan di daerah pedalaman/terpencil, peningkatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan pendukungan beasiswa lulusan SMA/SMK/MA di perguruan tinggi.

BACA JUGA:   Pengurus HMI Ahmad Dahlan Resmi Dilantik

Salah satu data yang dipaparkan diantaranya adalah antara tahun 2017-2019 pemprov Kalteng telah menggelontorkan dana dalam bentuk beasiswa bidik misi Kalteng berkah sebesar Rp. 39.202.941.626,00 dengan rincian dana pada tahun 2017 sebesar Rp. 12.172.941.626,00 kemudian untuk tahun 2018 sebesar Rp. 12.030.000.000,00 dan untuk tahun 2019 sebesar Rp. 15.000.000.000,00.

“Adapun rincian beasiswa bidik misi mulai 2017 hingga 2019 diperuntukan untuk 9.916 orang yang meliputi mahasiswa S1 PTN/PTS se Kalteng, kemudian untuk 2019 ditambah peruntukan untuk mahasiswa kedokteran UPR dan mahasiswa S2 dan S3 tugas akhir,” ucap Suyuti.

BACA JUGA:   Demo di DPRD Kalteng, Ini Tujuh Poin Tuntutan Mahasiswa

Kemudian selama tiga tahun era kepemimpinan Sugianto Sabran sebagai Gubernur Kalteng tercatat bahwa alokasi dana dan peruntukannya juga mengalami kenaikan yang signifikan seperti tahun 2017-2019 beasiswa hanya untuk mahasiswa S1 PTN/PTS se Kalteng kemudian di 2019 mulai diperuntukan untuk mahasiswa kedokteran UPR dan mahasiswa S2 dan S3 tugas akhir.

Sementara itu dari paparan yang disampaikan untuk jumlah alokasi dana tahun 2019 juga mengalami kenaikan signifikan dari tahun 2017 dan 2019 yakni hampir Rp. 3 miliar.

(apr/beritasampit.co.id)