20 Titik Api Terpantau Di Sukamara

Padamkan Api : ENN/BS - Anggota Damkar Sukamara saat sedang memadamkan api yang membakar lahan belum lama ini.

SUKAMARA – Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sukamara, Iwan Miraza mengatakan bahwa hingga Rabu 6 November 2019 tercatat ada 20 titik api atau hotspot yang terpantau dari satelit Terra.

“Sampai dengan kemarin ada 20 titik api kalau hari ini saya belum pantau lagi,” kata Iwan Miraza, Kamis (7/11/2019).

Iwan Miraza menerangkan bahwa kebanyakan titik api yang terpantau berada di Kecamatan Pantai Lunci dan Jelai dengan wilayah padang safana yang terbakar.

BACA JUGA:   Berikut Ini Fungsi KPSAM Dalam Pengelolaan Air Minum

“Paling banyak di Kecamatan Jelai dan Lunci ya, terus yang terbakar itu padang rumput savana,” terang Iwan.

“Jadi kadang titik api yang muncul lalu menghilang itu karena yang terbakar padang rumput, sebentar saja langsung padam,” jelas Iwan.

Kabupaten Sukamara kembali diselimuti kabut asap tebal, pasalnya tanggap darurat bencana kabut asap telah dicabut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sukamara beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:   Situs Peluang Investasi Dasar Harus Didukung Seluruh Stakeholder

Intensitas kabut asap yang melanda Kabupaten Sukamara mulai terjadi sejak tengah malam sekira pukul 24.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB.

Salah seorang warga di Kelurahan Mendawai, Romanah mengatakan bahwa kabut asap mulai menyelimuti Kota Sukamara sejak dua hari terakhir dengan intensitas cukup tebal hingga membuat jarak pandang berkurang.

“Jam 6 pagi masih kabut tebal, mau antar anak sekolah takut karena kabutnya tebal sekali,” ungkap Romanah. (enn/beritasampit.co.id)