Desa Seragam Jaya Bangun Perpustakaan, Warga Senang

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Desa Seragam Jaya Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur kini telah membangun sebuah perpustakaan desa. Salah satu tujuannya, untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Perpustakaan desa itu dibangun hasil rapat desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta melibatkan warga desa setempat. Lokasi gedung perpustakaan itu di depan kantor desa dan dibangun pada akhir 2018 menggunakan dana desa.

Kepala Desa Seragam Jaya Ngajo mengatakan, minat baca warga desa masih rendah sehingga, dengan adanya perpustakaan milik desa ke depannya minat baca akan semakin meningkat.

“Kami harapkan warga desa bisa memanfaatkan perpustakaan desa untuk menggali informasi seluas-luasnya,” ujarnya, Selasa (12/11/2019).

BACA JUGA:   Dewan Apresiasi Kinerja Kejati Kalteng Tanggap Terhadap Dugaan Pelanggaran Proyek di Kotim

Ngajo menegaskan bahwa perpustakaan desa tidak hanya untuk warga desa setempat bahkan secara seluas. Alasannya, perpustakaan desa dibangun tujuan utamanya untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.

“Tak hanya masyarakat saja yang datang ke perpustakaan, anak-anak sekolah pun datang ke perpustakaan untuk membaca dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru disekolahnya secara bersama-sama,” kata pria yang sudah dua periode menjabat Kades Seragam Jaya ini.

Sementara itu, petugas perpustakaan desa Roni Agung Wibowo menjelaskan, di dalam perpustakaan terdapat beragam buku yang bisa dibaca baik untuk masyarakat umum maupun para pelajar.

BACA JUGA:   Pengurus Lama Masih Pimpin Golkar Kotim Sampai Selesai Pilkada

“Perpustakaan ini ada berbagai macam buku bacaan seperti buku pertanian, politik, perikanan, dongeng dan masih banyak lagi. Bahkan hampir setiap hari perpustakaan desa selalu ada kunjungan baik dari masyarakat maupun anak sekolah,” ujarnya.

Salah seorang murid SDN 4 Mentaya Seberang Rokayah mengaku senang dengan adanya perpustakaan desa karena bisa membantu untuk menambah pengetahuan dan mengerjakan berbagai tugas dari guru.

“Dengan adanya perpustakaan ini kami bisa belajar bersama, setelah pulang dari sekolah kami langsung ke perpustakaan,” tuturnya.

(sri/beritasampit)