Dilaporkan Hilang, Gadis Belia Ini Malah Ditemukan Dibonceng Sama Teman Pria-nya

Editor: Akhiruddin

NANGA BULIK – SY (19) kini harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Nanga Bulik. SY menjalani sidang perdana dengan tuduhan pencabulan anak dibawah umur.

Sidang perdana yang digelar 12 November 2019, berlangsung tertutup, hanya dihadiri oleh terdakwa, Jaksa penuntut umun dan hakim.

Jaksa penuntut umum, Saepul Uyun Sujati saat dikonfirmasi usai sidang menjelaskan bahwa terdakwa telah ditahan oleh Polres Lamandau sejak 5 September 2019. Terdakwa merupakan pelaku pencabulan, dimana korbannya masih berusia 14 tahun.

Menurut Saepul, kejadian berawal pada hari Sabtu 31 Agustus 2019 sekitar jam 12.30 WIB saat jam istirahat, terdakwa menemui korban di sekolahnya dan mengajak korban untuk jalan pada hari Minggu tanggal 1 September 2019.

BACA JUGA:   Bom Bunuh Diri: Hasil Identifikasi Sidik Jari, Pelaku Berstatus Mahasiswa

Kemudian pada hari Senin tanggal 2 September 2019 sekitar jam 12 WIB terdakwa kembali mendatangi korban di sekolahnya dan mengajaknya untuk jalan sepulang sekolah.

Sepulang sekolah terdakwa membuntuti korban dan sesampainya di rumah korban untuk ganti baju kemudian pergi bersama terdakwa ke alun-alun hingga Taman Bundaran rusa Lamandau sampai dengan keesokan harinya tanggal 3 September. Ia lalu mengajak korban makan di Desa Arga Mulya.

“Kemudian terdakwa membawa korban ke sebuah pondok dan mengajak untuk melakukan hubungan badan. Awalnya anak ini menolak karena takut hamil. Namun dengan bujuk rayu, dan mengatakan kalau hamil akan bertanggungjawab,” ungkap Saepul.

BACA JUGA:   Dikenal Pendiam, Ini Fakta Lain Tentang Anak yang Ditemukan Tanpa Kepala

Diketahui sebelumnya keluarga korban sempat melaporkan kehilangan korban, yang pergi tanpa pamit sejak senin (2/9). Karena tak kunjung pulang, keluarganyapun melaporkan kehilangan korban pada polisi pada tanggal 3 September.

Namun keluarga korban yang melakukan pencarian berhasil menemukan korban yang sedang berboncengan dengan pria. Sehingga keduanyapun di introgasi oleh pihak keluarga.

“Saat diintrogasi, mereka mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri,” bebernya.

Setelah mendengarkan keterangan dari korban dan terdakwa, Orang tua korban langsung membawa dan melaporkan ke Polres Lamandau. (mex)