Peserta BBKT Kunjungi Rumah Produksi Batik dan Taman Bunga Celosia

Istimewa. Para peserta BBKT foto bersama dengan owner, Umy Taslimah Griya Umiy Lasega dan Ketua Karang Taruna Kalteng Abdul Hafid

NANGA BULIK – Para kontingen 14 Kabupaten/Kota yang mengikuti BBKT Ke 7 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2019 mengunjungi Pusat produksi dan penjualan batik Lamandau.

Menurut Didik Hermanto Ketua Panitia BBKT, para peserta sengaja diajak ke rumah produksi batik untuk mengenalkan ciri khas Lamandau khususnya Batik.

“Iya ibu Umy Taslimah ini owner Griya Umiy Lasega ditempat ini pembuatan baju batik khas Lamandau. Kemaren ibu Umy juga telah menjadi narasumber di BBKT mengisi seminar UMKM,” ujarnya, Didik.

Griya Umiy Lasega yang beralamat di desa Sumber Mulya RT 13 RW 9 Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau, merupakan rumah produksi batik yang kini omsetnya telah menembus puluhan juta rupiah per bulan.

BACA JUGA:   Kejurda Taekwondo Di Sampit, Katingan Raih Peringkat 2, Juara 1 Lamandau

Dibantu 9 karyawannya, Umy Taslimah (42) Perempuan berdarah Jawa yang tinggal di Lamandau sejak tahun 1994 ini merintis usahanya. Berlbagai prestasi juga telah ia raih baik lokal dan luar daerah bahkan sampai mancanegara.

“Kalo soal omset tiap bulan enggak nentu mas, cuman rata-rata bisa tembus diangka Rp20 juta,” beber Umy.

Usaha yang dirintisnya sejak tahun 2015 silam. Kini selain menjadi pusat produksi batik khas Lamandau, Griya Umiy Lasega juga sebagai pusat kursus menjahit yang dibuka secara umum.

“Kami juga selain menjual batik dengan berbagai motif, juga menjadi pusat pelatihan bagi para masyarakat yang ingin mengembangkan bakat dan karir di bidang seni batik,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Pelaku Tambang Ilegal Divonis Tiga Bulan

Ditempat yang sama Saleh Porwanto peserta BBKT kontingen asal Barito Utara menilai usaha ini patut ditiru oleh daerah-daerah lain.

“Ini harus menjadi inspirasi bagi kita bahwa ternyata usaha ini (red.batik) potensi untuk dikembangkan,” ceritanya usai berkunjung di Griya Umiy Lasega.

Selain berkunjung dipusat produksi Batik Lamandau, para peserta juga diajak pihak panitia ke taman bunga.

Para peserta BBKT mengabadikan momen-momen di Taman Bunga.
Para peserta BBKT mengabadikan momen-momen di Taman Bunga.

Hasilnya, para peserta nampak senang. Pasalnya objek wisata desa yang dikunjungi terbilang langka. Tanaman Bunga Celosia yang memiliki bunga berwarna-warni langsung ‘diserbu’ para peserta yang ingin mengabadikan momen ini.

(Kawit/beritasampit)