Prihatin,Anggaran di Dinsos Kalteng Terancam Dipangkas 30 % Untuk Pilgub 2020

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Andina Theresia Narang

PALANGKA RAYA-Anggaran tahun 2020 di seluruh oraginasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terjadi pemangkasan untuk penyelenggaraan pemilihan gubernur atau Pilgub pada tahun 2020 mendatang.

Anggaran di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah tak luput dari pemangkasan. Jika anggaran tahun 2019 lalu mendapat alokasi sebesar Rp 29 Miliar, turun menjadi Rp 15 Miliar pada anggaran tahun 2020 mendatang.

“Penurunannya hampir 30%. Ini memprihatikan, karena anggaran untuk kesejahtraan masyarakat terpotong untuk Pilkada,” tukas Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Andina Theresia Narang, Selasa (19/11/2019).

BACA JUGA:   Wilin C. Okamoto Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Kalteng

Oleh karenanya, Politisi PDI Perjuangan yang akrap di sapa Nana ini berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memfokuskan pada peningkatan kesejahtraan masyarakat.

“Terutama anak terlantar lansia atau usia lanjut yang tidak punya keluarga, dan anak gelandangan. Karena setiap warga negara Indonesia berhak mendapat haknya, hak yang sama. Hak untuk hidup sama dengan yang lain,” jelas Nana.

BACA JUGA:   Ini Harapan Sugiarto di HUT ke 18 Kabupaten Lamandau

Sebagai tim badan anggaran, dalam rapat pembahasan anggara bersama mitra-mitra kerja Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Nana berharap ada peningkat anggaran pada anggaran tahun 2020 mendatang.

“Kita menginginkan ada kenaikan. Kita tetap memperjuangkan yang diperjuangkan oleh tim anggaran dan tim OPD,” kata Nana usai rapat pembahasan anggaran di Komisi III DPRD bersama mitra kerja Dinas Sosial. (gra/beritasampit.co.id)