Korban Ditemukan Meninggal Dilokasi Kolam Tambang, Diduga Usai Pesta Lem Fox

IST/BS - Suasana saat korban di evakuasi dari lokasi kolam bekas tambang emas, Rabu (27/11/2019).

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Kematian seorang pelajar SMP yang sebelumnya sempat viral lantaran menghilang sebelum ditemukan tak bernyawa di sebuah kolam bekas tambang emas jalan Baun Bango Km 7 Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.

800

Peristiwa nahas ini sempat menyita perhatian, pasalnya korban yang diketahui berinisal AM (14) menghilang dari tanggal 26 November 2019, kemudian postingan tentang kehilangan dirinya ramai di media sosial.

Dalam postingan itu, menjelaskan kronologis kehilangan. Korban sebelum menghilang mendapatkan panggilan via telepon seluler oleh orang seseorang yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya untuk bertemu di jalan Baun Bango Km 7 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan.

Kemudian korban beserta rekannya menuju tempat lokasi yang telah ditentukan. Semenjak itu korban menghilang dan pihak keluarga melaporkan kepihak kepolisian.

Satu hari semenjak menghilang tepatnya Hari Rabu, 27 November 2019 sore, korban ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa.

Kematian remaja ini pun menjadi pertanyaan? Setelah dilakukan evakuasi terhadap korban. Pihak Kapolres Katingan melakukan penyelidikan.

BACA JUGA:   Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Sanaman Mantikei Masih Wajar

Dari hasil penyelidikan dilapangan, Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Katingan AKP Laju Sianturi, menerangkan bahwa kejadian tersebut pada Selasa (26/11/2019) sekira pukul 14.00 Wib. Saat setelah pulang sekolah si Korban (AM) bersama kedua temannya MF (15) dan BG (15) dengan menggunakan sepeda motor milik orang tua MF untuk jalan jalan disekitaran Kereng Pangi dengan berbonceng tiga.

Setelah 1 jam keliling Kereng Pangi, kemudian ketiga orang ini berangkat ke sebuah danau di jalan Baun Bango Km 7 Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Sesampainya ketiga remaja ini diduga mengkonsumsi 1 satu buah kaleng Lem Fox bersama-sama.

Lalu sekira pukul 16.00 Wib Korban (AM) melepas baju dan berenang ke kolam bekas tambang emas tersebut dan temannya MF di pinggiran kolam mencari–cari batu, tidak berapa lama temannya BG melihat dari atas korban mencoba seperti bertahan nafas di air.

BACA JUGA:   Di Tengah Pandemi Covid-19, Oknum Anggota DPRD Seruyan Ditangkap Polisi

Setelah 5 menit tidak muncul dari dalam air BG dan MF curiga dan berinisiatif menolong Korban dengan mencoba berenang, namun belum sampai ke tengah tempat Korban tenggelam.

Sedangkan temannya BG malah merasa lemas dan ditolong oleh MF. Selanjutnya dilakukan pencarian di lokasi tersebut dan korban berhasil ditemukan pada hari Rabu sekira pukul 17.30 Wib.

“Barang Bukti yang diamankan, berupa satu lembar baju warna putih milik korban, satu lembar celana sekolah SMP warna biru gelap panjang milik korban, satu buah ikat pinggang warna hitam milik korban, dan satu buah jam tangan warna merah milik korban,” terang Kasatreskrim AKP Laju Sianturi lewat rilisnya melalui pesan Whatshapp. Kamis, 28/11/2019.

Lanjutnya menambahkan, Tindakan Kepolisian kemudian melakukan Visum korban, catat identitas korban, riksa saksi – saksi, dan amankan barang bukti

Untuk diketahui korban merupakan pelajar SMP, dan tinggal di Gang Iklas Km15 RT 013 Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.

(ar/berita sampit)