Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Fakultas Syari’ah Gelar Pelatihan Litigasi

ARS/BS : Foto Bersama Unsur Pimpinan Fakultas Syari'ah IAIN Palangka Raya bersama Narasumber Wikarya F Dirun

Editor : Maulana Kawit

PALANGKA RAYA – Dalam proses penyelesaian sengketa hukum ada istilah Litigasi atau penyelesaian sengketa di pengadilan dan non Litigasi untuk penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Walaupun secara teori non litigasi lebih menguntungkan karena menghasilkan win win solution antar pihak bersengketa, namun kedudukan hukum yang tidak jelas membuatnya rawan digugat kembali ke pengadilan.

Pentingnya keterampilan litigasi bagi praktisi hukum saat ini bukan hanya sebatas kemampuan dalam hal administrasi melainkan keahlian untuk menguasai teknik dan strategi pembuktian di pengadilan.

Seperti kegiatan pelatihan litigasi yang digagas oleh Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya pada Senin (3/12/2019) pagi tadi.

Melalui Unit Pusat Kajian dan Bantuan Hukum (PKBH) yang dimiliki, kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan di Aula Fakultas Syari’ah IAIN Palangka Raya.

BACA JUGA:   SK Dosen Pembimbing Tak Kunjung Keluar, Mahasiswa FISIP Mengadu ke Wakil Dekan

“Ini adalah bekal yang kami siapkan buat mahasiswa hukum atau syari’ah dalam menyelesaikan perkara di pengadilan nantinya,” ujar Dr H Abdul Helim, selaku Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Palangka Raya saat membuka kegiatan.

Dia menilai bahwa materi litigasi ini diperlukan untuk menunjang profesi mahasiswa ketika lulus nanti.

Pelatihan litigasi yang bertujuan meningkatkan kompetensi lulusan mahasiswa Fakultas Syari’ah IAIN Palangka Raya itu mengundang Wikarya F Dirun selaku salah satu advokat senior di Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai pemateri.

Dalam penyampaian materinya Wikarya menjelaskan secara teknis bagaimana mekanisme dalam menangani kasus-kasus hukum dengan mengemukakan beberapa contoh kasus yang pernah Ia tangani. Hal itu diharapkan dapat memberikan pemahaman yang aplikatif bagi mahasiswa.

Di lain pihak, Novita Mayasari Angelia, selaku Ketua Panitia menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan kegiatan yang serupa demi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cakap hukum.

BACA JUGA:   Begini Cara GMKI Cabang Palangka Raya Tingkatkan Kualitas Kader

“Saya juga baru terpilih sebagai Ketua PKBH yang baru, sehingga saya bertekad untuk terus mengembangkan lembaga ini, dengan berbagai terobosan baru yang ke depannya akan kita lakukan bersama”, ujar Maya panggilan akrabnya kepada beritasampit.co.id saat diwawancarai.

Terlihat antusias mahasiswa yang tinggi dalam kegiatan kali ini. Itu dibuktikan dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan sehingga memenuhi Aula tempat kegiatan.

“Kegiatannya sederhana namun sangat menarik, pematerinya pun luar biasa. Saya jadi lebih mudah memahami proses penyelesaian perkara,” ungkap Mahdiana yang merupakan salah satu peserta yang berasal dari Program Studi Hukum Tata Negara (HTN).

(Ars/beritasampit.co.id)