Proyek Multiyears Pasar Expo Diadukan ke KPK

Istimewa.

Editor: Maulana Kawit

SAMPIT – Pasca polemik di internal Komisi II DPRD tentang menolak proyek Multiyears Expo melalui surat kesepakatan pada pembahasan APBD 2018 tahun anggaran 2019 lalu.

Kasus ini akhirnya dilaporkan ke KPK, mirisnya dugaan penyelewangan ini malah disetujui jajaran Komisi yang membidangi untuk dianggarkan.

Pelaporan ini dilakukan warga masyarakat berinisal (SA) selaku pelapor yang menilai ada dugaan pelanggaran yang harus dilaporkan ke KPK mengingat adanya dugaan kerugian negara, mall administrasi dan teknis yang sudah terjadi dalam proses pelaksanaan proyek Multiyears tersebut.

BACA JUGA:   Destinasi Wisata Ujung Pandaran Akhirnya Resmi Ditutup

“Kami sudah serahkan dokumennya kepada pihak KPK di Jakarta belum lama ini, dan salah satu petinggi KPK sudah menjelaskan kepada kami terkait hal ini pihaknya sedang melakukan pengkajian, harapan kami dalam hal ini bisa jelas dan tidak ada pro dan kontra lagi di masyarakat,” Ulujar Pria yang enggan disebutkan namanya ini. Selasa (10/12/2019).

Sementara itu salah satu pimpinan KPK RI Thony Saut Situmorang di konfirmasi beritasampit.co id tadi siang terkait hal ini belum memberikan komentarnya secara resmi, sejauh mana tindaklanjut terkait laporan masyarakat tersebut.

BACA JUGA:   Supian Hadi : Tahun 2021 Sirkuit Sehati Diresmikan

Diketahui proyek tahun jamak pasar Expo tersebut menelan anggaran 32 miliar rupiah yang sebelumnya sudah dianggarkan 5 miliar dan 15 miliar yang menjadi Silpa anggaran APBD sebelumnya.

Hal ini juga sempat dipertanyakan oleh anggota Komisi II DPRD Kotim M Abadi, M Arsyad, dan Anggota Komisi I, Parningotan Lumban Gaol, yang juga menolak proyek Multiyears itu dilanjutkan.

(drm/beritasampit.co.id)