Awas..!!! Ada Buaya di Sungai Arut

BUAYA - Seorang warga Kelurahan Mendawai Seberang sedang melihat spanduk himbauan bahaya bunatang predator yang berada di pemukiman bantaran Sungai Arut,  Arut Selatan, Pangkalan Bun.

Editor: Akhiruddin

PANGKALAN BUN – Seringnya buaya muncul di Bantaran Sungai Arut Kecamatan Arut selata (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membuat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng memasang spanduk imbauan bahayanya predator yang berada di pemukiman bantaran Sungai Arut.

800

“Kami langsung memasang himbauan atas kemunculan buaya,” ujar Kepala BKSDA, Dandi Setiadi, Minggu 15 Desember 2015.

BACA JUGA:   Proses Belajar Dari Rumah di Kobar Diperpanjang Sampai 28 April 2020

Spanduk yang dipasang berisikan imbauan hati-hati ada buaya. Yang harus diperhatikan masyarakat sendiri yakni, tidak berenang dan menyelam di sungai, dan selalu waspada apabila melakukan aktivitas di sungai serta yang lebih utama harus di ketahui buaya lebih agresif pada subuh pagi sore dan malam hari.

“Dengan adanya spanduk tersebut, warga bisa tau adanya buaya dan paling tidak kita memberikan peringatan kepada warga, sehingga tidak beraktivitas di sungai pada saat waktu tertentu,” katanya.

BACA JUGA:   Kuncoro Chandrawinata, Sumbangkan 2 Ton Beras Melalui Damdim 1014 Pangkalan Bun

Dandi menghimbau beruntung hingga sampai saat ini tidak ada korban tewas akibat serang buaya, namun untuk menjaga hal itu terjadi kita harus tetap waspada. (And/beritasampit.co.id)