Kurang Memadainya Perhotelan di Sukamara Jadi Kendala Kembangkan Industri Pariwisata

Wisata Pantai : ENN/BS - Salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Sukamara.

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio mengungkapkan bahwa hotel menjadi penunjang dalam upaya pengembangan pariwisata diwilayah tersebut.

Pasalnya tidak adanya hotel dengan kapasitas kapasitas memadai seperti hotel berbintang sehingga akan menarik wisatawan untuk bisa berlama-lama berada di Bumi Gawi Barinjam.

800

“Tidak adanya hotel juga menjadi salah satu pengaruh untuk wisatawan berkunjung ke Sukamara,” kata Windu Subagio usai membuka ekspos Detail Enggenering Desain di BPG Sukamara, Senin (23/12/2019).

BACA JUGA:   Baru Tiga Perusahaan di Sukamara Bantu Tangani Covid-19

“Bahkan tidak terkait dengan wisata juga, banyak orang yang kalau mau berkunjung ke Sukamara, mereka itu kadang-kadang datangnya sore menginap di Pangkalan Bun pagi-pagi ke Sukamara setelah selesai sore pulang lagi ke Pangkalan Bun” kata Windu.

Menurut Windu, hal itu disebabkan masih kurang memadainya penginapan yang ada di Sukamara, sehingga belum mampu menarik minat kunjungan warga luar daerah lebih banyak.

“Seperti itu yang terjadi karena memang mungkin masih kurang memadainya perhotelan di Sukamara,” ucap Windu.

BACA JUGA:   1.188 KK di Kecamatan Pantai Lunci Terima BLT

Windu Subagio mengatakan salah satu upaya dalam peningkatan kunjungan wisatawan serta pengembangan pariwisata di Bumi Gawi Barinjam adalah tidak adanya hotel dengan kapasitas yang memadai.

“Paling tidak ada hotel yang paling tidak kelasnya diatas melati, mau tidak mau itu merupakan kebutuhan bagi daerah yang ingin mengembangkan pariwisatanya, wajib sudah hotel itu,” tukas Windu Subagio. (enn/beritasampit.co.id)