Drainase Buruk, Air Hujan Meluap Genangi Kawasan Tilung dan Menteng

MELUAP: IST/BS-Hujan yang mengguyur Kota Palangka Raya, Minggu (5/1/2020) membuat sejumlah terendam air luapan akibat drainase buruk . Tampak ruas Jalan Tamanggung Rilung terendam air luapan.

PALANGKA RAYA-Hujan yang mengguyur Kota Palangka Raya, Minggu (5/1/2020) membuat sejumlah rumah warga terendam air luapan. Seperti di kawasan Jalan Tamanggung Tilung, Menteng, G Obos dan sejumlah wilayah lainnya tergenang air luapan.

Kondisi ini terjadi lantaran sistem drainase yang ada selama ini masih buruk, sehingga tidak maksimal menampung air. Kendati di ruas Jalan Temanggung Tilung sudah mendapat perbaikan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya melalui tahun anggaran 2019 lalu.

BACA JUGA:   Awalnya Beli Pentol Bakso, Tenyata Residivis Ini Lakukan Aksi Jambret di Kota Palangka Raya
800

Sebelumnya, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto pernah mengusulkan agar dibuatkan embung atau penampung air di kawasan Tamanggung Tilung. Pasalnya di kawasan Menteng dan Tilung merupakan daerah cekungan.

Selain itu, drainase atau parit (kanal sekunder) sebelum masuk ke saluran primer tidak mampu menampung limpahan air dari parit atau kanal tersiser yang jumlahnya mencapai 100 parit, lantaran kanal sekunder tidak memadai luas dan kedalamannya.

BACA JUGA:   Pegawai Kemenag Provinsi Kalteng Kembali Bekerja

“Drainase sekunder Menteng dan Tilung yang lebarnya, kalau Menteng yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi pada tahun 2015 lalu, 120 x 160 Cm. Sedangkan Tilung parit lama, luasnya ngga sampai segitu,” terang Riduanto.

Oleh karenanya, Riduanto mengaku pernah menyampaikan usulan, sebagaimana usulan warga setempat kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2015 dan 2016 lalu untuk dibuatkan embung di kawasan Tilung.

(gra/beritasampit.co.id)