Potensi Pembangkit Listrik Riam Jerawi Mampu Menerangi Katingan

PLTA : IST/BS - Kepala Bagian atau Kabag Sumber Daya Alam, Setda Kabupaten Katingan, Karya Darma

KASONGAN – Kepala Bagian atau Kabag Sumber Daya Alam, Setda Kabupaten Katingan, Karya Darma, mengatakan sejauh ini Pemerintah Kabupaten Katingan sudah dua kali melakukan studi kelayakan ke Riam Jerawi di Desa Tumbang Tangoi Kecamatan Petak Malai.

Studi Kelayakan itu terkait untuk dikembangkannya Riam Jerawi sebagai tempat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). “Pemerintah Kabupaten Katingan sudah dua kali melakukan FS atau studi kelayakan Riam Jerawi itu, yaitu tahun 2009 dan 2012 lalu,” ujar Karya Darma, Kamis (9/1/2020).

BACA JUGA:   Pegatan Sepi, Warganya Ngungsi ke Martapura, Ada apa?

Dari hasil studi kelayakan itu, menurutnya ada juga beberapa pihak ketiga yang meminta izin untuk melakukan survei di Riam Jerawi itu.

“Termasuk inventor dari China yang meminta izin melakukan survei itu, tapi kemudian tidak ada konfirmasi lebih lanjut kepada pemerintah daerah,” sebut Karya Darma.

Lanjutnya menjelaskan, Posisi Riam Jerawi, berada di Desa Tumbang Tangoi Kecamatan Petak Malai. Dari studi memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air.

BACA JUGA:   UNBK di Desa, Terkendala Listrik dan Internet

Kemudian, berdasarkan hasil uji kelayakan saat itu, kemampuan Riam Jerawi menyuplai sampai dengan beban puncak 52 megawat.

“Jadi cukup besar dan bisa menerangi seluruh wilayah Kabupaten Katingan ini,” ucapnya.

(nas/beritasampit.co.id)