Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Dua Ruas Jalan Sampit

TUMBANG: ADI/BS -Pohon tumbang diperempatan jalan HM Arsyad-Jalan MT Haryono

SAMPIT – Angin yang bertiup kencang yang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu siang (11 Januari 2020) mengakibatkan sebuah pohon yang berada di dekat simpang empat Jalan HM Arsyad-Jalan MT Haryono, tumbang.

Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan lantaran sepeda motor dan mini bus yang berlalu lalang didekat simpang empat Jalan HM Arsyad-Jalan MT Haryono tersebut.

Rekayasa jalan akhirnya dilakukan pihak kepolisian melalui satuan lalu lintas agar kemacetan cepat terurai. Nampak petugas kepolisian yang berjaga disimpang empat memberikan arahan untuk putar balik pada kendaraan yang berlalu lalang di area jalan tersebut karena jalan ditutup.

“Para pengguna jalan sempat merasa terganggu kerna bahu jalan di timpa pohon besar,” ujur Deny salah satu pengguna jalan.

BACA JUGA:   Warga Desa Penyang Desak Polda Kalteng Kembalikan Warganya yang Dituduh Curi Buah Sawit

Hal serupa juga terjadi diperbatasan antara Desa Lampuyang dan Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebuah pohon tua juga tumbang akibat angin kencang.

“Kapan pohon itu tumbang kami tidak tahu persis, yang pastinya sekitar pukul 12.00 WIB pohon itu sudah menghalangi perjalanan kami,” ujar Sugi, salah seorang pengguna jalan yang akan menuju Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan, Sabtu 11 Januari 2020.

TUMBANG : ARIFIN/BS – Pohon tua tumbang menuju Desa Ujung Pandaran. Tampak pengguna jalan gotong royong bersihkan pohon tersebut.

Cukup banyak kendaraan yang antre, ada truk bermuatan gas elpiji, pikap bermuatan durian, kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, Kepala Desa Ujung Pandaran Aswin Nur juga terlihat langsung turun lapangan. Dia ikut membantu memotong dahan dan ranting pohon besar yang usianya sudah tua.

BACA JUGA:   Tabligh Akbar Hari Lahir NU Akan Diisi Habib Jindan dari Jakarta

“Untuk sementara kami manual memotong dahan dan ranting pohon yang penting pengguna jalan raya lancar,” ujarnya.

Hujan gerimis tidak mematahkan semangat para pengguna jalan untuk membersihkan pohon tumbang. Mereka terlihat gotong royong menggunakan sarana seadanya yakni kampak dan parang.

“Sementara menggunakan satu jalur sambil menunggu warga desa membawa alat potong,” tegas Aswin yang juga menjabat Bendahara Apdesi Kotim ini.

Aswin mengimbau kepada pengguna jalan yang akan menuju wisata ujung pandaran hendaknya hati-hati karena dipinggir jalan terdapat pohon-pohon tua.

“Apalagi saat ini musim hujan dan angin kencang, berhati-hati dalam perjalanan,” sarannya.

(adi/Ifin/beritasampit.co.id)