Harga Jual Sawit Naik, Pemilik Kebun di Katingan Gembira

Ist/BS - Buah sawit milik petani UPT Hiyang Bana yang siap dipasarkan dan dijual ke Pengepul.

KASONGAN – Di Kabupaten Katingan sejumlah petani dan pemilik kebun sawit kembali gembira setelah harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit membaik. Pasalnya, sejumlah petani/pekebun kelapa sawit yang ditemui, mengaku saat ini pengepul berani mematok TBS sawit Rp 1.200 hingga Rp 1.300 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 800 hingga Rp 900 per kilogramnya.

“Kalau pengumpul di sini membeli sawit dari petani rata-rata Rp 1.300 per kilogramnya, lumayan dibanding sebelumnya hanya dihargai Rp 900 per kilogramnya. Kenaikan ini terjadi awal bulan Januari ini. Harapan kita harga kelapa sawit ini bisa terus stabil bahkan bisa naik lagi, dan jangan turun,” kata Rudin, petani kelapa sawit di unit permukiman transmigrasi atau UPT Hiyang Bana, Senin (13/1/2020).

BACA JUGA:   Selamat, Brigpol Adi Rahim Terima Penghargaan Terbaik 1 dari Polda Kalteng

Rudin memiliki dua hektar kebun sawit. Iya mengaku sebelumnya harga TBS sawit ini lesu. Kata Rudin, disekitar desanya yaitu di wilayah Kecamatan Kamipang Katingan terdapat pabrik sawit atau CPO.

Karena harga sawit sebelumnya murah, dirinya mengaku sampai tidak memupuk tanamannya, sebab harga pupuk mahal. Sedangkan buah sawit dihargai murah, “Akibatnya sekarang saat harga lumayan, buah sawit kita kecil-kecil, dan ringan,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Bupati Katingan Wajibkan Pajak Sarang Burung Walet Setiap Tahun 1 Juta

Selain Rudi, petani sawit yang berada di Kasongan juga mengaku gembira dengan adanya kenaikan TBS sawit ini, “Di Kasongan, Pengumpul juga mematok buah sawit di Kasongan ini Rp 1.200 per kilogramnya,” kata Heri, salah satu pemilik kebun sawit di Kasongan. (Nas).