Aduh Gimana Ini! Lagi-lagi, Pengedara Motor Tertimpa Palang Pintu Parkir PPM Sampit

PERISTIWA. JUN/BS - Pengendara sepeda motor tertimpa palang pintu E-Parking Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

SAMPIT – Peristiwa pengedara tertimpa palang pintu kembali terjadi di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Kejadiannya hari Rabu, sekitar pukul 5 dini hari,” ucap salah seorang pedagang sebut saja BM yang namanya tidak ingin disebutkan, sambil memperlihatkan video dihandphonenya.

Dari video rekaman CCTV pusat perbelanjaan tersebut, terlihat pengendara sepeda motor malang keluar melalui pintu masuk dijalur mobil pintu di utara PPM Sampit, beriringan dengan pengendara lainnya. Namun naas, dirinya tertimpa pintu parkir yang bergerak menutup.

Peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi.

Menurutnya, beberapa waktu lalu, seorang penumpang wanita pengendara sepeda motor juga terjatuh akibat tertimpa palang. Setelah diperhatikan melalui CCTV yang ada ternyata pengendara tersebut masuk melalui pintu keluar disisi selatan kawasan perbelanjaan tersebut.

“Beberapa waktu lalu, juga ada orang berboncengan ketimpa palang pintu masuk itu,” imbuhnya, sambil memperlihatkan video lainnya.

BACA JUGA:   Rody Kamislam Lepas Pawai Taaruf MTQ Tingkat Kecamatan Baamang

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi, baik dari pengelola PPM maupun parkir atas peristiwa tersebut.

Untuk diketahui, guna mempermudah sistem parkir, biasanya disetiap lahan parkir dilengkapi pintu parkir otomatis, seperti di PPM Sampit. Pintu tersebut berbentuk palang memanjang, letaknya dibagian sisi pintu masuk dan keluar lahan parkir, baik untuk jalur sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Meski sempat mendapat penolakan dari beberapa pedagang setempat, disebabkan keberadaan palang pintu tersebut sedikit mengurangi minat belanja masyarakat kekawasan tersebut. Namun pemerinta daerah melalui instansi terkait tetap membangun elektronik atau e-parking ini, dan mulai diberlakukan awal Februari 2019 lalu.

Adanya pintu parkir otomatis pada e-parking ini juga dimungkinan untuk meminimalisasi tindakan pencurian atau kendaraan tertukar. Pengendara yang ingin parkir di kawasan tersebut cukup memencet tombol tiket di depan pintu parkir.

BACA JUGA:   Mengenal Ritual Manipas Sahur Dayak Ngaju, Lempar Beras Kuning hingga Kesurupan!

Selanjutnya pintu parkir akan otomatis terbuka dan pengendara tinggal masuk dan pintu parkir akan tertutup kembali. Sedangkan di pintu keluar e-parking palang pintu biasanya dioperasikan oleh operator dan pintu akan terbuka setelah pengendara membayar biaya parkir diloket.

Namun pintu parkir otomatis ini tidak jarang mengalami kesalahan fungsi dan akibatnya bisa fatal. Hal ini dimungkinkan kesalahan sistem operasi otomatis pintu tersebut atau kesalahan pengendara yang ingin memanfaatkan kesempatan untuk masuk atau keluar disaat pintu parkir terbuka.

“Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dengan pengedara itu. Kejadiannya itukan masih pagi sekali dan parkiran enggak 24 jam. Kalau perlu ada jam operasinya dan harus ada petugasnya untuk mengantisipasi kejadian ini terulang lagi. Yah untuk kebaikan kita bersama,” ucap pedagang tersebut, sambil menutup handphonenya.

(jun/beritasampit)