Ini Ciri-ciri Mayat yang Mengapung di Pantai Desa Kampung Tengah?

EVAKUSI. IST/BS - Petugas saat melakukan evakuasi terhadap korban.

KASONGAN – Mayat mister X yang ditemukan dalam keadaan membusuk diatas rumput di Pantai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan. Hingga sekarang masih belum diketahui identitasnya.

Meski begitu, pihak kepolisian setelah melakukan proses evakuasi menemukan beberapa ciri-ciri korban diantaranya. Korban berjenis laki-laki ini diperkiran berumur 50-54 Tahun dengan menggunakan baju warna biru, sedangkan di tangan sebelah kiri terdapat gelang manik-manik, kemudian pada kaki sebelah kanan belakang terdapat tato bergambar wanita.

“Kondisi wajah sudah tidak kenali karena membusuk dan sudah terlihat tengkorak kepala sedangkan sidik jari mayat juga tidak bisa diambil karena jari jari mayat sudah membusuk dan Diperkirakan mayat tersebut sudah berada di air sekitar kurang lebih14 hari,” tutur Ipda Ipda Dwi Tri Yanto. Jumat, 27 Januari 2020.

BACA JUGA:   Kalapas Narkotika Kelas IIA Kasongan Digantikan

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Pegatan I sementara pada mayat tersebut bahwa tidak ada ditemukan adanya tindakan kekerasan baik benda tajam maupun tumpul pada tubuh mayat tersebut.

“Hasilnya sementar tidak ditemukan kekerasan, kami juga akan terus melakukan pengembang kasus ini,” tuturnya.

Sebelumnya, penemuan mayat ini diketahui oleh nelayan yang sedang mencari ikan di pinggiran pantai tersebut. Mayat yang tanpa identitas itu mengapung dalam keadaan posisi terlungkup, dengan hanya memakai pakaian dalam.

BACA JUGA:   Bawaslu akan Rekrut PPL, Ini Jadwalnya

Menurut keterangan Camat Katingan Kuala H Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Ia saya mendapat laporan dari warga saya bahwa ditemukan mayat mengapung di pinggir pantai desa Kampung Tengah. Warga tidak tahu siapa itu karena tidak ada identitas yang jelas,” terang H Surya.

Ia menambahkan berdasarkan informasi, di wilayahnya tidak ada laporan kehilangan warga.

“Menurut laporan tidak ada warga yang kehilangan,” tambahnya.

(Ans/Beritasampit.co.id)