Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Di Beberapa Wilayah, Termasuk Kalimantan Tengah

JUN/BS : Awan gelap menyelimuti sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawawingin Timur, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.

SAMPIT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan rilis beberapa wilayah yang diprakirakan berpotensi terjadi hujan lebat dan hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir.

Melalui narasi yang disampaikan Deputi Bidang Meteorologi, yang diperbaharui pada Senin, 20 Januari 2020 kemarin, hingga tangga 22 Januari 2020 besok, wilayah yang berpotensi hujan lebat meliputi Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.

Sementara, wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir adalah, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Papua.

BACA JUGA:   25 Desa di Kotim Masih Tidak Ada Sinyal Internet

Peringatan dini cuaca ini disampaikan karena adanya massa udara basah di lapisan rendah yang terkonsentrasi di sebagian besar Sumatera, Jawa bagian Barat dan Utara, Bali, sebagian NTB dan NTT, sebagian besar Kalimantan bag Barat, Tengah dan Selatan, sebagian Sulawesi bagian Tenggara, Selatan dan Barat, serta sebagian Papua Barat dan Papua.

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Aceh bagian Barat, Sumatera Utara bagian Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung bagian Barat, DKI, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara dan Papua.

BACA JUGA:   Jelang Pilkada, KPU Kota Palangka Raya Gencar Sosialisasi

“Terdapat Konvergensi memanjang di Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, di Kalimantan Barat bagian Utara, dan dari Laut Jawa Timur hingga Perairan Utara NTT. Belokan angin terdapat di Sumatera bagian Tengah dan Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Selat Karimata, Kalimantan bagian Barat dan Tengah, Laut Jawa, dan Sulawesi bagian Tengah,” tulis Deputi Bidang Meteorologi BMKG menutup narasinya.

(jun/beritasampit)