Mahasiswa KKN Ini Berbagi Tips Pola Asuh Jadikan Anak Cerdas dan Berkarakter

FOTO BERSAMA : Jmy/BS - Foto bersama pemerintah Desa Kandan, mahasiswa KKN dan narasumber seusai kegiatan sosialisasi pola asuh terhadap anak.

SAMPIT – Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat di Desa Kandan Kecamatan Kota Besi. Mahasiswa yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sampit bekerjasama dengan pemerintah desa setempat.

Kerjasama itu dalam hal pendampingan pola asuh yang tepat menjadikan anak cerdas dan berkarakter dengan mensosialisasikan pola asuh yang baik dan benar kepada warga desa.

Acara yang diselenggarakan di aula desa itu, Selasa, 28 Januari 2020 pagi diikuti puluhan warga dengan antusias. Sejumlah dosen asal kampus hijau itu juga turut berpartisipasi untuk menjadi narasumber.

Kepala Desa Kandan, Agus Prawito, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan pihaknya sangat senang dengan adanya mahasiswa yang sedang KKN di Desanya.

BACA JUGA:   Komisi II Minta Aparat Kepolisian Tindak Tegas Pelaku Ilegal Fishing

“Desa kandan sangat terbuka dengan hadirnya KKN, terutama dari STKIP Muhammadiyah Sampit. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 2000 jiwa, mahasiswa bisa belajar dan mengimplementasikan ilmunya di tempat kami,” kata Kades muda itu usai acara

Ia berharap, jika nanti mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sampit telah usai KKN di Desa Kandan, mereka mampu mengeksplorasi potensi yang ada di desanya. Mengingat Desa kandan dicanangkan menjadi desa agrowisata buah naga hijau.

Sementara itu, wakil ketua panitia KKN Ajah Saputra, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa pola asuh pada anak yang dilakukan oleh orang tua harus tepat.

Dia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah menjalankan catur dharma perguruan tinggi muhammadiyah.

BACA JUGA:   Perindo Tidak Mengusung Kader, Tapi Ini?

“Pola asuh anak adalah suatu proses yang ditujukan untuk meningkatkan serta mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, finansial, dan intelektual seorang anak sejak bayi hingga dewasa. Hal ini menjadi tanggungjawab orangtua sebab orangtua merupakan guru pertama untuk anak dalam mempelajari banyak hal, baik secara akademik maupun kehidupan secara umum,” kata Dosen di kampus hijau itu.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua Karang Taruna Desa Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan RT setempat serta dua narasumber dari kampus tersebut, Yaitu Norlela, M.Pd dan Riza Amalia, M.Si.

Sosialisasi itu jiga terselenggara berkat kerjasama antar program kerja mahasiswa KKN dan pemerintah Desa Kandan.

(Jmy/beritasampit.co.id)